3 Cara Membedakan Self Reward dan Hedonisme dalam Pengambilan Keputusan

photo author
- Jumat, 18 April 2025 | 13:13 WIB
3 Cara Membedakan Self Reward dan Hedonisme dalam Pengambilan Keputusan (freepik.com/@benzoix)
3 Cara Membedakan Self Reward dan Hedonisme dalam Pengambilan Keputusan (freepik.com/@benzoix)

Saat memilih untuk membeli barang mahal hanya karena ingin memuaskan keinginan atau menikmati makanan enak meskipun tidak ada pencapaian yang signifikan, ini bisa masuk ke dalam kategori hedonisme.

Hedonisme lebih mengutamakan kesenangan sesaat, sementara self reward berfokus pada penghargaan atas usaha dan pencapaian.

Dengan mempertimbangkan apakah keputusan tersebut berhubungan dengan pencapaian atau hanya untuk kenikmatan sesaat, kamu bisa lebih mudah membedakan antara keduanya.

2. Tanyakan Apakah Hadiah Itu Membantu Pengembangan Diri atau Hanya Kenikmatan Sesaat

Cara kedua untuk membedakan self reward dan hedonisme adalah dengan melihat apakah hadiah tersebut mendukung pengembangan diri atau hanya memberikan kenikmatan sesaat.

Baca Juga: 3 Bahaya Makanan Tinggi Gula untuk Kinerja Otak

Self reward yang sehat biasanya berupa sesuatu yang membantu kita berkembang lebih baik, seperti mengambil waktu untuk bersantai setelah kerja keras atau berinvestasi pada hal-hal yang mendukung kesehatan mental dan fisik.

Misalnya, setelah bekerja keras, kamu memberi diri waktu untuk berlibur sejenak, mengikuti sesi meditasi, atau bahkan membeli buku yang bisa meningkatkan pengetahuan.

Hadiah ini memberikan manfaat jangka panjang, bukan hanya sekadar kesenangan instan.

Namun, jika hadiahnya hanya berupa kesenangan sesaat yang tidak memberikan dampak positif bagi kehidupan jangka panjang, ini bisa dikategorikan sebagai hedonisme.

Baca Juga: 3 Makanan Olahan yang Dapat Mengganggu Konsentrasi

Contohnya, membeli barang mahal hanya untuk kepuasan sementara atau makan makanan cepat saji berlebihan yang tidak sehat.

Hedonisme cenderung fokus pada pencarian kesenangan dan kenikmatan tanpa mempertimbangkan apakah itu akan memberikan dampak positif dalam jangka panjang.

Jadi, untuk membedakan self reward dan hedonisme, tanyakan pada diri sendiri: "Apakah hadiah ini membantu saya berkembang lebih baik atau hanya memberikan kepuasan sesaat?"

Jika jawabannya adalah untuk pengembangan diri, maka itu bisa disebut sebagai self reward yang sehat.

3. Perhatikan Dampak Jangka Panjang dari Keputusan yang Diambil

Langkah ketiga untuk membedakan self reward dan hedonisme adalah dengan melihat dampak jangka panjang dari keputusan yang kamu buat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Vicky Hayden Alzaini

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X