Misalnya, saat kamu sedang down karena pekerjaan, mereka bisa saja berkata, "Ya, semua orang juga kerja keras, kenapa kamu malah baper?"
Atau, mereka justru mengabaikan masalahmu dan berpura-pura nggak tahu, seolah-olah apa yang kamu alami itu nggak penting.
Itulah bedanya teman yang suportif dan yang nggak.
Teman yang suportif akan membuatmu merasa didengar dan dihargai, sementara teman yang tidak suportif justru bisa membuatmu merasa sendiri dan tidak dihargai.
Baca Juga: 3 Panduan Lengkap Mengelola Anggaran Pribadi untuk Pemula
2. Lihat Bagaimana Mereka Merespon Saat Kamu Berhasil Mencapai Tujuan
Teman yang baik dan suportif nggak hanya hadir saat kamu jatuh, tetapi juga ikut merayakan keberhasilanmu.
Mereka akan merasa senang melihat kamu sukses dan memberikan pujian atau apresiasi.
Mereka akan menjadi orang pertama yang memberi selamat dan ikut bangga dengan pencapaianmu.
Misalnya, kalau kamu baru saja mendapat pekerjaan baru atau berhasil menyelesaikan proyek besar, teman yang suportif akan bersemangat merayakan pencapaianmu bersama kamu.
Baca Juga: 3 Kesalahan Umum dalam Keuangan Pribadi dan Cara Menghindarinya
Mereka akan berkata, "Wah, keren banget! Gimana rasanya bisa sampai di titik ini?" atau "Aku tahu kamu pasti bisa!"
Namun, teman yang tidak suportif justru sering kali menunjukkan sikap acuh atau bahkan merasa cemburu.
Kadang-kadang, mereka bisa memberi komentar sinis atau tidak terlalu peduli dengan pencapaianmu.
Misalnya, mereka bisa saja berkata, "Oh, itu cuma kebetulan" atau "Nggak usah terlalu bangga, kan masih banyak yang lebih hebat."
Teman seperti ini jelas nggak memberikan energi positif atau mendukung impian kamu.
Artikel Terkait
3 Cara Mengatasi Rasa Canggung Saat Berkenalan dengan Orang Baru
3 Etika dalam Berkenalan: dan Hal-Hal yang Harus Dihindari
3 Cara Membangun Kesan Pertama yang Positif
3 Tips Menghindari Topik Sensitif Saat Berkenalan
3 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi Saat Berkenalan dengan Orang Baru
3 Tips Mengatasi Utang dan Membangun Kembali Keuangan Anda