KLIK SAJA - Kamu pasti sudah nggak asing lagi dengan istilah brunch, kan?
Makan yang satu ini sudah jadi kebiasaan banyak orang, terutama pada akhir pekan, di mana mereka bisa menikmati hidangan yang lebih santai antara sarapan dan makan siang.
Brunch punya daya tarik tersendiri karena bisa disesuaikan dengan selera dan mood.
Apalagi, banyak kafe atau restoran sekarang yang menawarkan menu spesial brunch.
Tapi, tahu nggak sih kamu dari mana asal mula brunch itu sebenarnya?
Baca Juga: 3 Resep Brunch Sederhana yang Bisa Kamu Coba di Rumah
Kenapa bisa ada istilah brunch, dan kapan pertama kali tren ini muncul?
Pada artikel kali ini, kita akan mengulik sejarah dan asal usul dari brunch, serta bagaimana makanan ini berkembang menjadi tren yang sangat digemari hingga sekarang.
Baca Juga: 3 Tips Memilih Tempat Terbaik untuk Menikmati Brunch di Kota Kamu
1. Asal Usul Istilah "Brunch"
Sebelum kita masuk ke sejarah lebih dalam, yuk kita bahas dulu asal usul dari kata "brunch."
Brunch sebenarnya adalah gabungan dari dua kata dalam bahasa Inggris, yaitu breakfast (sarapan) dan lunch (makan siang).
Kata ini pertama kali muncul pada akhir abad ke-19 di Inggris.
Pada saat itu, orang-orang yang memiliki gaya hidup lebih santai mulai merasa bahwa sarapan pagi yang terlalu awal nggak cocok dengan mereka.
Artikel Terkait
3 Alasan Pentingnya Dukungan Emosional dalam Proses Sembuh dari Trauma
3 Cara Mengidentifikasi Tanda-tanda Trauma dalam Diri Sendiri dan Pasangan
3 Langkah Praktis untuk Mengatasi Trauma Sebelum Memulai Hubungan Baru
3 Cara Menghadapi Momen Canggung dan Apa yang Harus Dilakukan Saat Lupa Nama Teman
3 Strategi Sederhana untuk Mengingat Nama Teman dan Keluarga
3 Alasan Pentingnya Mengingat Nama dalam Hubungan Sosial dan Cara Melakukannya