KLIK SAJA - Penyakit kardiovaskular atau yang juga disebut penyakit jantung merupakan istilah umum menyangkut penyakit dan kondisi yang bisa mempengaruhi jantung dan pembuluh darah.
Salah satunya adalah penyakit jantung Koroner, yangmerupakan penyebab umum serangan jantung, keadaan ketika aliran darah jantung terhenti secara tiba-tiba.
Padahal jantung membutuhkan pasokan darah secara konstan yang disalurkan melalui arteri koroner, jika aliran atau pasokan berhenti akan mengakibatkan rusaknya otot jantung.
Baca Juga: Awas! Inilah 5 Masalah Kesehatan Jika Kita Selalu Berpikir Negatif
Penyakit jantung koroner atau serangan jantung yang dikenal umum, bisa menyerang pada pria maupun Wanita, namun seringkali tidak terdeteksi pada Wanita.
Selama bertahun-tahun banyak orang percaya bahwa gejala serangan jantung paling umum, seperti dada terasa sesak, berkeringat dan nyeri di bahu dan lengan, semua ini yang harus diwaspadai,
Namun sekarang bila dipelajari lebih lanjut ternyata ditemukan bahwa terdapat perbedaan signifikan gejala serangan jantung pada pria dan wanita.
Berdasarkan statistik, penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian pria.
Menurut WHO, Faktanya 1 dari setiap 4 pria meninggal karena serangan jantung.
Pria juga mengalami serangan jantung lebih awal dibandingkan wanita.
Menurut data Kementerian Kesehatan 2018, prevalensi penyakit jantung (diagnosis dokter) menurut karakteristik adalah 1.3 persen (pria) dan 1.6 persen (wanita).
Berikut perbedaan gejala serangan jantung antara pria dan wanita.
Gejala-gejala yang ditunjukkan pria selama serangan jantung adalah sebagai berikut :
- Nyeri dada/dada terasa sesak seperti ditimpa “Gajah” atau “gajah” duduk di dada. Dada seperti diremas dirasakan hilang timbul atau terus-terusan secara konstan.
- Nyeri di lengan, bahu kiri, punggung, leher, rahang atau ke perut.
- Detak Jantung cepat
- Gangguan di pencernaan
- Sesak nafas
- Pusing
- Keringat dingin
Penelitian mengenai tanda-tanda serangan jantung pada wanita berbeda dibandingkan dengan pria.