Kritis atau evaluasi pada diri sendiri memang penting, tetapi anda juga butuh sudut pandang dari orang dipercaya untuk melangkah lebih maju.
- Mengalami Depresi
Berapa banyak artis-artis terkenal yang pada masa puncaknya justru memutuskan untuk bunuh diri, padahal ia memiliki segalanya.
Hal tersebut karena mereka memendam masalah-masalah, seperti ruang gerak terbatas, kelelahan hingga perasaan ingin hidup normal.
Karena tuntutan pekerjaan, mereka memendam perasaan hingga akhirnya depresi.
- Rentan mengalami masalah medis.
Dalam bukunya When the Body Says No , dokter Gabor Maté mendokumentasikan bagaimana memendam perasaan dapat menyebabkan stres berkelanjutan yang, pada gilirannya, dapat memicu masalah medis umum seperti asma, kanker, rheumatoid arthritis, dan bahkan Alzheimer.
- Tidak ada keintiman dalam hubungan dekat Anda.
Dikarenakan selalu berfokus untuk menghindari konflik atau takut untuk berbicara, pada akhirnya orang lain melihat anda baik-baik saja, namun di dalam hati remuk redam.
Baca Juga: Memetik Manfaat Dari Tidur Siang, Ternyata Ada Aturannya Lho!
Hingga akhirnya orang-orang di dekat anda, merasa ada jarak dan berujung kurang intimnya dalam menjalin hubungan.
- Tidak Menjadi Diri Sendiri
Orang yang terlalu memendam perasaan, pada akhirnya menjadi pribadi yang menuruti seperti apa di sekitarnya, dia tidak percaya diri.
Ia tak peduli merasa direndahkan atau tak nyaman dalam menjalani kehidupan, padahal ia layak untuk hidup sebagaimana mestinya.***