Di negara-negara Arab, Hari Ibu dirayakan pada 21 Maret, sedangkan di India, Hari Ibu dirayakan pada hari Minggu kedua bulan Mei.
Perayaan Hari Ibu telah menjadi tradisi global untuk menghargai peran ibu dalam keluarga dan masyarakat.
Sejarah Hari Ibu di Indonesia
Di Indonesia, Hari Ibu dirayakan setiap tanggal 22 Desember. Perayaan ini dimulai pada tahun 1928, ketika Kongres Wanita Indonesia Pertama diadakan di Yogyakarta.
Baca Juga: Memahami Konsep ‘Harga Diri’ Dalam Membentuk Karakter Manusia
Kongres ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi wanita di Indonesia.
Pada tahun 1953, Presiden Soekarno menetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu Nasional.
Keputusan ini kemudian diperkuat dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 316 Tahun 1959.
Perayaan Hari Ibu di Indonesia bertujuan untuk menghargai peran wanita Indonesia dalam keluarga, masyarakat, dan negara.
Baca Juga: Guru Terbaik Dalam Kehidupan Adalah Rasa Sakit, Sebuah Renungan Melanjutkan Hidup
Perayaan ini juga untuk mengenang perjuangan perempuan Indonesia, terutama perjuangan Kartini.
Peran Ibu dalam Keluarga dan Masyarakat
Ibu memainkan peran penting dalam keluarga dan masyarakat.
Mereka bertanggung jawab atas pendidikan anak-anak, pengelolaan rumah tangga, dan kesejahteraan keluarga.
Selain itu, ibu juga berperan sebagai pendidik, pengasuh, dan pelindung anak-anak.
Artikel Terkait
10 Cara Mudah Mencegah Mata Lelah Akibat Layar, Salah Satunya Hindari Dehidrasi
KISAH INSPIRATIF! Mengenal Mochtar Riady, Pendiri Lippo Group yang Masuk Daftar Triliuner Versi Majalah Forbes 2024
Memahami Keindahan Misteri Kehidupan
8 Langkah Menemukan Momen Terbaik Dalam Hidup
Tips Agar Tidak Sia-siakan Waktu, Fokus Pada Tujuan Hidup