Tiga puluh sembilan persen anak muda di seluruh dunia melaporkan merasa ragu untuk memiliki anak karena mereka khawatir tentang konsekuensi jangka panjang dari perubahan iklim terhadap kualitas hidup anak-anak mereka di masa depan.
Hal ini berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya yang merasa bahwa anak-anak adalah kontribusi mereka terhadap keberhasilan masyarakat di masa depan.
Para ahli iklim memperingatkan bahwa anak-anak kita akan mengalami lingkungan yang menantang dalam 50 hingga 75 tahun ke depan.
Apakah wanita menyesal tidak memiliki anak saat mereka dewasa? Sebuah studi terkini dari Universitas Negeri Michigan melaporkan bahwa sekitar 20 persen orang dewasa di Michigan memilih untuk tidak memiliki anak.
Baca Juga: Ketika Persahabatan Harus Berakhir, Apa Yang Harus Dilakukan?
Studi tersebut tidak menemukan bukti bahwa orang dewasa yang lebih tua yang tidak memiliki anak mengalami tingkat penyesalan hidup yang lebih besar daripada orang dewasa yang menjadi orang tua.
Temuan ini konsisten dengan studi dari negara-negara maju lainnya di mana sekitar lima hingga 15 persen orang tua mengatakan bahwa mereka berharap telah memutuskan untuk tidak memiliki anak.
Manusia sekarang menghadapi dua ancaman eksistensial terhadap masa depan mereka, dampak perubahan iklim global terhadap kemampuan kita untuk beradaptasi dan bertahan hidup serta penurunan signifikan dalam jumlah manusia yang tersedia untuk menghuni bumi.***