ekonomi

Menyibak Komoditas Pala Pulau Siau Yang Berkilau

Minggu, 9 Februari 2025 | 14:45 WIB
Komoditas Pulau Siau yang berkualitas tinggi (tempo)

KLIK SAJA- Kehadiran gunung api aktif Karangetang dengan beragam material vulkaniknya ikut membantu peningkatan mutu serta kualitas secara alami pada buah pala di Pulau Siau, Sulawesi Utara.

Tanaman pala merupakan produk rempah asli andalan Indonesia, selain cengkih serta lada, yang sejak ratusan tahun silam menjadi komoditas perdagangan penting.

Buah pala merupakan produk utama dari tumbuhan yang mampu bertahan hidup hingga ratusan tahun.

Satu buah pala hanya menghasilkan satu biji siap panen berwarna cokelat terselubung selaput kulit tipis merah yang dinamakan fuli.

Baca Juga: Geliat Komoditas Durian Parigi Moutong Menembus Pasar Ekspor Dunia

Para pedagang Eropa di masa lampau itu membeli buah pala untuk berbagai keperluan, termasuk sebagai bahan baku parfum, kosmetik, dan obat-obatan, selain juga sebagai penyedap makanan.

Di dalam buah pala terkandung minyak sejenis asiri dengan senyawa miristisin (myristicin), sehingga menimbulkan aroma khas tersendiri.

Meskipun nama ilmiahnya Myristica fragrans, di sejumlah daerah sebutannya ternyata bisa beragam.

Semisal masyarakat di Halmahera termasuk Ternate mengenalnya sebagai gosora.

Sementara di Pulau Buru disebut sebagai kuhipun dan wilayah Sangir serta Siau dikenal dengan nama palang.

Bagi masyarakat Pulau Siau, buah berbentuk lonjong menyerupai lemon atau telur ayam ini adalah harta tak ternilai.

Baca Juga: Papua Ternyata Miliki Produk Kopi Arabika Khas Pegunungan Tinggi

Pulau yang berada di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro atau Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara, sudah sejak lama dikenal sebagai penghasil pala terbaik di Indonesia, bahkan dunia.

Sepintas, pala asal Siau sangat mirip dengan produk sejenis dari Kepulauan Banda, Maluku, yaitu Myristica fragrans Houtt.

Halaman:

Tags

Terkini