KLIK SAJA - Menjelang Idul Adha, salah satu momen yang paling dinanti adalah pemilihan hewan kurban.
Di antara berbagai pilihan hewan kurban, sapi limosin menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan, terutama di kalangan pejabat, tokoh publik, dan para pembesar.
Dengan tubuh yang besar, berotot, dan tampilan gagah, sapi limosin seakan menjadi simbol kemegahan saat perayaan Hari Raya Kurban.
Sapi limosin dikenal sebagai sapi potong premium yang berasal dari kawasan Limousin dan Marche di Prancis.
Termasuk dalam rumpun Bos taurus, sapi ini pada awalnya dikembangkan untuk tenaga kerja pertanian sebelum akhirnya dikenal sebagai penghasil daging unggulan.
Tubuhnya besar, ototnya padat, dan penampilannya mencolok dengan warna cokelat terang hingga kemerahan.
Sapi limosin jantan dewasa bahkan bisa mencapai bobot 1 ton dengan tinggi mencapai 1,5 meter dan panjang tubuh mendekati 2 meter.
Di Indonesia, sapi limosin mulai populer sejak dua dekade terakhir, terutama saat banyak pejabat dan tokoh terkenal memilihnya sebagai hewan kurban.
Presiden, gubernur, hingga selebritas, artis ternama atau Ustaz kondang pun sering mempersembahkan sapi jenis ini pada momen Iduladha.
Tidak heran, harganya pun fantastis—mulai dari Rp30 juta untuk ukuran kecil, hingga lebih dari Rp100 juta untuk jenis super jumbo.
Sapi limosin seolah menjadi simbol semaraknya perayaan Idul Adha di Indonesia, karena tak sembarang penjagal yang mampu menyembelihnya.
Keunggulan utama sapi limosin terletak pada pertumbuhannya yang cepat dan dagingnya yang berkualitas tinggi.
Tak hanya besar, sapi ini juga terkenal memiliki rasio daging yang tinggi dengan lemak yang rendah, membuatnya sangat ideal untuk konsumsi.
Oleh karena itu, sapi ini sangat diminati oleh kalangan elite, baik untuk ibadah kurban maupun investasi peternakan.