Masyarakat di Siau dan Kabupaten Sitaro pada umumnya menanam pala secara turun-temurun.
Berdasarkan data Statistik Daerah Kabupaten Sitaro pada 2020, luas kebun pala telah mencapai 4.619,13 hektare.
Dari jumlah tersebut, produktivitas lahan yang telah menghasilkan panen buah pala yaitu sebesar 3.207,85 ha.
Hasil produksi pala asal Siau dan Kabupaten Sitaro serta produk turunannya seperti fuli dan biji pala tidak hanya untuk pasar dalam negeri.
Komoditas yang dikenal sebagai Siau nutmeg ini juga untuk memenuhi permintaan ekspor dengan tujuan Belanda, Jerman, Prancis, Italia, Mesir, Rusia, Amerika Serikat, Vietnam, dan Selandia Baru.***