edukasi

Tangguhnya Kuda Cendana Asal Nusa Tenggara Timur, Simbol Kehormatan Masyarakat Pulau Sumba

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:00 WIB
Kuda Cendana asal Pulau Sumba (kompas)

Filosofi masyarakat Sumba, "Tanpa kuda, orang Sumba kehilangan kakinya," menggambarkan betapa pentingnya peran hewan ini dalam kehidupan sehari-hari.

Kuda yang banyak dipelihara di Sumba dikenal sebagai kuda cendana (Sandalwood pony).

Sejumlah catatan menyebutkan bahwa kuda ini merupakan hasil persilangan kuno antara kuda lokal dengan kuda Arab yang dibawa para pedagang ke Nusantara berabad-abad lalu.

Ada pula pendapat yang mengaitkan asal-usulnya dengan kuda dari Mongolia yang kemudian berkembang di Sumba.

Nama "kuda cendana" diambil dari kayu cendana (sandalwood), komoditas utama yang pernah menjadi andalan ekspor Sumba pada abad ke-18.

Meski bertubuh mungil, kuda cendana dikenal memiliki tenaga yang kuat, lincah, serta daya tahan tinggi.

Karakter inilah yang membuatnya dikenal sebagai salah satu ras kuda lokal terbaik di Indonesia, terutama untuk pacuan maupun aktivitas masyarakat.

Bagi masyarakat Sumba, nilai seekor kuda jauh melampaui fungsi praktis sebagai alat transportasi.

Baca Juga: Mengenal Pasar Tolo Jeneponto, Pusat Perdagangan Kuda Terbesar di Indonesia

Kepemilikan kuda menjadi simbol kehormatan, kekayaan, dan kedudukan sosial seseorang dalam masyarakat adat.

Semakin banyak kuda yang dimiliki sebuah keluarga, semakin tinggi pula prestise yang melekat pada keluarga tersebut.

Karena itu, memelihara kuda bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga bentuk menjaga martabat keluarga serta meneruskan warisan leluhur.

Kuda cendana hadir hampir di setiap upacara adat masyarakat Sumba. Salah satu perannya yang paling penting adalah sebagai belis atau mas kawin dalam pernikahan adat.

Jumlah kuda yang diberikan kepada keluarga mempelai perempuan menjadi simbol penghormatan sekaligus mencerminkan status sosial pihak laki-laki.

Tradisi inilah yang membuat banyak keluarga di Sumba terus memelihara dan mengembangbiakkan kuda agar garis keturunannya tetap terjaga.

Halaman:

Tags

Terkini