KLIK SAJA - Berdasarkan data seleksi tahun 2025 yang menjadi acuan utama dalam persiapan SNBP 2026, tren pemilihan program studi di wilayah Sumatra Selatan menunjukkan pola yang cukup khas.
Berbeda dengan provinsi di Pulau Jawa yang didominasi sektor teknologi dan kesehatan, Sumatra Selatan khususnya Universitas Sriwijaya (Unsri), masih kuat di bidang pendidikan dan manajemen.
Dengan tingkat persaingan yang tetap ketat, pemahaman tren ini menjadi penting bagi siswa eligible agar mampu menentukan jurusan secara strategis, bukan sekadar mengikuti arus.
Universitas Sriwijaya (Unsri): Persaingan Ketat dengan Karakter Lokal yang Kuat
Universitas Sriwijaya (Unsri) mencatat 23.087 peminat pada jalur SNBP 2025, dengan tingkat penerimaan sekitar 8,94 persen.
Baca Juga: Cek Kuota Sekolah SNBP 2026 Usai, Ini Jurusan Favorit dan Prodi Kuda Hitam di Jawa Timur
Angka ini menunjukkan bahwa meskipun tidak setinggi PTN di Jawa, persaingan SNBP di Unsri tetap tergolong ketat dan selektif.
Pada kelompok jurusan sosial dan pendidikan, PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) menjadi prodi dengan peminat terbanyak.
Lonjakan ini menunjukkan minat tinggi terhadap jurusan keguruan, terutama karena dianggap memiliki jalur karier yang relatif jelas dan stabil.
PGSD bahkan mampu mengungguli beberapa jurusan kesehatan dari sisi jumlah pendaftar.
Selain PGSD, Manajemen secara konsisten masuk jajaran prodi favorit.
Baca Juga: SNBP 2026 Jawa Tengah, Simak Disini Jurusan Paling Diminati serta Tingkat Keketatannya
Jurusan ini menjadi pilihan utama siswa Soshum karena fleksibilitas kariernya di sektor swasta maupun pemerintahan.
Ilmu Hukum juga memiliki basis peminat yang besar setiap tahun, menjadikannya salah satu jurusan dengan persaingan internal yang cukup ketat.