edukasi

Alasan Mengapa Kucing Oren Berkelakuan Paling Absurd dan Didominasi Jantan

Minggu, 16 November 2025 | 14:34 WIB
Penampakan Kucing Oren (catster)

KLIK SAJA – Bagi penggemar animasi Garfield, tentu tak asing dengan kelakuan tokoh utamanya yaitu Kucing Oren yang hobi makan.

Pada dunia nyata, kucing oren memang sangat doyan makan, agresif dan absurd  seperti Garfield.

Kucing oren sudah lama terkenal sebagai kucing dengan kelakuan paling absurd.

Dari sifatnya yang lebih agresif dibanding kucing lain—hingga dijuluki kucing preman—sampai kebiasaannya melakukan aksi nekat yang terkadang mengundang bahaya, kucing oren selalu berhasil mencuri perhatian.

Namun, ada satu sisi lain yang justru bertolak belakang dengan citra “preman kompleks” itu.

Saat berinteraksi dengan manusia, kucing oren sering dianggap lebih ramah dan mudah akrab.

Meski begitu, kesan ini sangat mungkin bias, karena sebagian besar data berasal dari para pemilik yang tentu menyayangi kucingnya.

Bagaimanapun, kucing oren memang spesial. Selain tingkah lakunya yang unik, rahasia paling menarik justru tersembunyi di balik asal-usul genetiknya.

Mengapa Mayoritas Kucing Oren adalah Jantan?

Hal pertama yang membingungkan para peneliti adalah fakta bahwa sebagian besar kucing oren berjenis kelamin jantan.

Hal ini terasa janggal, karena pada mamalia lain yang juga memiliki pigmen oranye—seperti harimau, orangutan, atau manusia berambut merah—warna tersebut tidak terkait dengan jenis kelamin tertentu.

Baca Juga: Ini Dia Kakapo, Burung Kakatua yang Tak Bisa Terbang dan Diambang Kepunahan Asal Selandia Baru

Pertanyaan besar itu akhirnya terjawab berkat penelitian dari sekelompok ilmuwan Stanford University.

Mereka menemukan bahwa warna oranye pada kucing berasal dari mutasi unik di kromosom X, tepatnya berupa penghapusan 5.076 pasangan basa pada gen Arhgap36.

Halaman:

Tags

Terkini