KLIK SAJA – Sejarah terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia takkan pernah lepas dari koloni Belanda di Nusantara di masa lampau yang bernama Hindia Belanda.
Suka tidak suka, negara kita merupakan warisan wilayah Nusantara yang pernah diduduki oleh bangsa kulit putih Belanda.
Jika seandainya tidak ada Hindia Belanda, mungkin bisa saja Nusantara terdiri dari banyak negara pada masa kini, bukan dalam bentuk negara kesatuan.
Dutch East Indies atau yang juga dikenal sebagai Hindia Belanda dalam serapan Bahasa Melayu - Indonesia, adalah sebuah koloni Belanda dengan wilayah yang sebagian besar meliputi negara Indonesia modern , yang mendeklarasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Setelah Perang Kemerdekaan Indonesia , Indonesia dan Belanda berdamai pada tahun 1949 dan menyerahkan seluruh wilayah koloni Hindia Belanda kepada Republik Indonesia.
Dalam Perjanjian Inggris-Belanda tahun 1824 , Belanda menyerahkan gubernur Malaka Belanda kepada Inggris, yang pada akhirnya menyebabkan penggabungannya ke dalam Malaka (negara bagian) Malaysia modern .
Kata Hindia berasal dari bahasa Latin yaitu Indus ( nama untuk India ).
Nama asli Hindia Belanda ( bahasa Belanda : Nederlandsch-Indië ) diterjemahkan oleh Inggris sebagai Hindia Timur Belanda , untuk membedakannya dari Hindia Barat Belanda .
Nama Hindia Belanda tercatat dalam dokumen Perusahaan Hindia Timur Belanda pada awal tahun 1620-an. [ 14 ]
Para cendekiawan yang menulis dalam bahasa Inggris menggunakan istilah Indië , Indies , the Dutch East Indies , Netherlands Indies , dan colonial Indonesia secara bergantian.
Hindia Belanda terbentuk dari pos-pos perdagangan nasional Perusahaan Hindia Timur Belanda atau VOC, yang berada di bawah administrasi pemerintah Belanda pada tahun 1800.
Selama abad ke-19, Belanda berperang melawan banyak penguasa lokal seperti Sultan atau Raja Nusantara, yang menyebabkan ratusan ribu kematian.
Dimana motifnya adalah untuk menguasai perdagangan rempah Nusantara.