c) (3), (1), (4), (2), (5)
d) (4), (2), (5), (3), (1)
e) (5), (3), (1), (4), (2)
Jawaban
c) (3), (1), (4), (2), (5)
d) (4), (2), (5), (3), (1)
e) (5), (3), (1), (4), (2)
Jawaban
Jawaban yang benar, tepat, akurat, dan sah dengan kebenaran 100% untuk pertanyaan mengenai urutan kalimat yang membentuk paragraf yang padu dan runtut secara logis adalah:
c) (3), (1), (4), (2), (5)
Berikut penjelasan yang lengkap, sistematis, dan sahih:
Paragraf yang baik harus memenuhi prinsip koherensi (kesinambungan makna) dan kohesi (kesatuan bentuk), serta menunjukkan alur pemikiran yang logis dari ide umum ke ide khusus atau sebaliknya. Sekarang mari kita uraikan masing-masing kalimat berdasarkan struktur dan isi:
Kalimat ini adalah pembuka yang ideal, karena menyampaikan ide umum tentang fenomena sosial: harapan orang tua terhadap kecerdasan anak. Ini menjadi gagasan utama paragraf.
Kalimat ini merupakan kelanjutan logis dari harapan orang tua, yakni bentuk lebih tinggi dari harapan: menjadi anak superior. Kalimat ini menjabarkan kalimat (3).
Kalimat ini menyatakan penilaian atau sikap terhadap harapan yang dijelaskan dalam kalimat (3) dan (1). Ini berfungsi sebagai transisi atau penghubung antar bagian gagasan dalam paragraf.
Kalimat ini memperluas pembahasan ke ranah ilmiah, yakni menjelaskan definisi “genius” dalam paradigma IQ. Ini mendukung pernyataan sebelumnya dan memperkuat pengetahuan pembaca tentang IQ tinggi.
Kalimat ini menjadi penutup yang kuat, berupa contoh konkret dari seseorang yang memiliki IQ luar biasa tinggi. Dengan menyebut Einstein, penulis mempertegas pentingnya dan keberadaan orang-orang dengan IQ superior.
(3) – Gagasan umum: harapan orang tua terhadap IQ anak.
(1) – Elaborasi: keinginan lebih tinggi (IQ 130).