edukasi

Aliran Dalam Dunia Sastra Yang Tidak Hanya Mengemukakan Keburukan Atau Kejelekan, Tetapi Cenderung Pula Menuliskan Keadaan Yang Baik Dan Bagus Disebut

Rabu, 11 Juni 2025 | 12:10 WIB
Aliran Dalam Dunia Sastra Yang Tidak Hanya Mengemukakan Keburukan Atau Kejelekan, Tetapi Cenderung Pula Menuliskan Keadaan Yang Baik Dan Bagus Disebut (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

KLIK SAJA – Halo para pembaca Klik Saja, artikel berikut ini akan memberikan informasi mengenai kunci jawaban dari pertanyaan ‎Aliran Dalam Dunia Sastra Yang Tidak Hanya Mengemukakan Keburukan Atau Kejelekan, Tetapi Cenderung Pula Menuliskan Keadaan Yang Baik Dan Bagus Disebut.

Artikel ini akan membahas kunci jawaban dari mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA/SMK yang tentunya kunci jawaban ini bisa dijadikan referensi dalam pembelajaran.

Maka dari itu, perlu untuk menyimak pembahasan ini hingga akhir agar dapat mengetahui jawaban yang tepat dari pertanyaan Aliran Dalam Dunia Sastra Yang Tidak Hanya Mengemukakan Keburukan Atau Kejelekan, Tetapi Cenderung Pula Menuliskan Keadaan Yang Baik Dan Bagus Disebut.

Namun, perlu dicatat bahwa kunci jawaban tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk memperoleh nilai, tetapi juga sebagai bahan pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi yang diajarkan.

Baca Juga: Berikut Ini Yang Tidak Termasuk Ciri Ciri Sastra Angkatan Pujangga Baru Ialah

Soal Lengkap

Aliran dalam dunia sastra yang tidak hanya mengemukakan keburukan atau kejelekan, tetapi cenderung pula menuliskan keadaan yang baik dan bagus disebut...

A. Realisme
B. Kubisme
C. Determinisme
D. Neonaturalisme

Jawaban

Jawaban yang tepat untuk pertanyaan tersebut adalah A. Realisme.

Penjelasan:

Realisme dalam sastra adalah aliran yang menekankan penggambaran kehidupan secara objektif dan nyata, baik itu aspek buruk maupun baik. Dalam aliran ini, pengarang berusaha menulis berdasarkan pengamatan langsung terhadap kenyataan sosial yang ada tanpa ada idealisasi. Meskipun sering kali realisme mengangkat keburukan atau kejelekan dalam masyarakat, ia juga tidak hanya berfokus pada sisi negatif tersebut. Realisme berusaha menunjukkan gambaran lengkap tentang kehidupan, termasuk sisi-sisi positif, keindahan, dan potensi baik dalam masyarakat, meskipun demikian tidak mengabaikan aspek gelap atau penderitaan yang ada.

Realisme lebih menekankan pada penggambaran kehidupan sehari-hari yang terwujud dalam karakter-karakter yang kompleks. Para sastrawan realis ingin memperlihatkan kehidupan yang sesungguhnya dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Ini berarti bahwa mereka tidak hanya menggambarkan keburukan atau penderitaan, tetapi juga mencatat aspek-aspek positif seperti keberhasilan, kebahagiaan, dan kebaikan dalam masyarakat.

Ciri-ciri Realisme dalam Sastra:

  1. Penggambaran yang objektif – Para penulis realis berusaha menggambarkan dunia sebagaimana adanya, tanpa mengidealakan atau menyembunyikan kenyataan.

  2. Karakter yang kompleks dan manusiawi – Tokoh-tokoh dalam karya sastra realis sering kali berhadapan dengan dilema moral, kehidupan sosial, dan ekonomi yang menantang.

Halaman:

Tags

Terkini