KLIK SAJA - Kementerian Sosial (Kemensos) merancang Kurikulum Sekolah Rakyat secara tailor-made, yaitu kurikulum khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik serta dinamika sosial dan budaya di lingkungan mereka.
Pendekatan ini tidak hanya memperhatikan standar nasional pendidikan, tetapi juga mengintegrasikan unsur lokal dan konteks sosial tempat peserta didik tumbuh.
Kurikulum Sekolah Rakyat terdiri dari tiga muatan utama: Kurikulum Persiapan (Learner Preparatory), Kurikulum Sekolah Formal dan Kurikulum Asrama (Boarding)
- Kurikulum Persiapan (Learner Preparatory)
Fase awal ini difokuskan pada pemetaan potensi siswa atau Talent Mapping melalui asesmen menyeluruh terhadap kesiapan fisik, mental, dan akademik.
Tahap ini penting untuk mengenali kekuatan dan tantangan masing-masing siswa agar proses pembelajaran berikutnya dapat lebih efektif dan personal.
Maka dengan pendekatan ini, siswa akan dibimbing sesuai minat, bakat, dan kebutuhannya.
- Kurikulum Sekolah Formal
Berbasis pada standar nasional pendidikan, kurikulum ini terdiri dari:
- Intrakurikuler: Mata pelajaran utama seperti Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, dan lainnya yang mengacu pada kurikulum Kemendikdasmen, Kemenag, serta Kemendiktiristek.
- Kokurikuler: Kegiatan pendukung pembelajaran seperti proyek berbasis tema dan pembelajaran lintas disiplin.
- Ekstrakurikuler: Pengembangan bakat dan minat siswa seperti olahraga, seni, dan klub literasi.
Struktur ini menjamin bahwa siswa tetap memperoleh pendidikan akademik yang sistematis dan bermutu.
- Kurikulum Asrama (Boarding Curriculum)
Bagian penting dari pendidikan karakter, kurikulum ini berfungsi memperkuat nilai-nilai:
- Karakter dan Kepemimpinan: Melatih tanggung jawab, disiplin, integritas, dan inisiatif.
- Spiritualitas: Menanamkan nilai-nilai religius dan penguatan moralitas.
- Cinta Tanah Air: Meningkatkan kesadaran kebangsaan dan kepedulian sosial.
- Bahasa dan Komunikasi: Mengasah kemampuan berbicara, menulis, serta berinteraksi secara efektif dan etis.
Kompetensi Lulusan Sekolah Rakyat
Lulusan Sekolah Rakyat diproyeksikan memiliki lima kompetensi utama berikut:
- Nilai Akhlak dan Keagamaan
Siswa dibekali nilai moral dan etika yang kuat berdasarkan ajaran keagamaan, menjadi pribadi yang berintegritas dan menghormati sesama. - Karakter Kepemimpinan
Lulusan ditanamkan semangat kepemimpinan, inisiatif, dan kemampuan mengambil keputusan yang bertanggung jawab dalam kehidupan sosial maupun profesional. - Penguasaan Bahasa & Literasi Digital
Siswa memiliki keterampilan komunikasi efektif dalam bahasa Indonesia dan asing serta cakap dalam penggunaan teknologi digital secara produktif dan aman. - Entrepreneurship
Melalui pelatihan kewirausahaan, siswa didorong menjadi individu kreatif, mandiri, dan berorientasi pada solusi, dengan kemampuan mengembangkan usaha sendiri di masa depan. - Ketuntasan Akademik
Siswa diharapkan mampu menyelesaikan jenjang pendidikan dengan pencapaian akademik optimal, menguasai konsep-konsep dasar dan aplikatif yang sesuai dengan standar nasional.
Maka dengan kurikulum yang dirancang khusus dan menyeluruh ini, Sekolah Rakyat hadir sebagai model pendidikan baru yang inklusif, adaptif, dan berorientasi masa depan bagi generasi muda Indonesia.***