edukasi

Salah Satu Karya Sastra Beraliran Realisme, Yaitu

Rabu, 11 Juni 2025 | 12:10 WIB
Salah Satu Karya Sastra Beraliran Realisme, Yaitu (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

KLIK SAJA – Halo para pembaca Klik Saja, artikel berikut ini akan memberikan informasi mengenai kunci jawaban dari pertanyaan ‎Salah Satu Karya Sastra Beraliran Realisme, Yaitu.

Artikel ini akan membahas kunci jawaban dari mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA/SMK yang tentunya kunci jawaban ini bisa dijadikan referensi dalam pembelajaran.

Maka dari itu, perlu untuk menyimak pembahasan ini hingga akhir agar dapat mengetahui jawaban yang tepat dari pertanyaan Salah Satu Karya Sastra Beraliran Realisme, Yaitu.

Namun, perlu dicatat bahwa kunci jawaban tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk memperoleh nilai, tetapi juga sebagai bahan pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi yang diajarkan.

Baca Juga: Salah Satu Hasil Karya Sastra Angkatan ’20 Adalah

Soal Lengkap

Salah satu karya sastra beraliran realisme, yaitu...

A. Atheis karya Achdiat K. Mihardja
B. Malam Jahanam karya Motinggo Busye
C. Siti Nurbaya karya Marah Rusli
D. Neraka Dunia karya Nur St. Iskandar

Jawaban

Jawaban yang tepat untuk pertanyaan tersebut adalah C. Siti Nurbaya karya Marah Rusli.

Penjelasan:

Siti Nurbaya adalah sebuah karya sastra Indonesia yang dikenal sebagai salah satu contoh karya beraliran realisme. Novel ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1922 dan menjadi salah satu karya penting dalam sejarah sastra Indonesia. Karya ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Siti Nurbaya yang harus menghadapi kenyataan pahit dalam hidupnya, di mana ia dipaksa untuk menikah dengan seorang pria yang lebih tua dan tidak dicintainya, yaitu Datuk Maringgih.

Dalam novel ini, Marah Rusli menggambarkan situasi sosial yang terjadi pada masa tersebut secara nyata dan tanpa penambahan elemen fantastis atau idealis. Tema yang diangkat dalam Siti Nurbaya adalah konflik antara cinta dan perjodohan, serta pergulatan antara tradisi dan perkembangan zaman. Alur cerita, karakter, dan latar belakang yang dihadirkan dalam novel ini menggambarkan keadaan masyarakat Minangkabau saat itu, yang menunjukkan bagaimana sistem sosial dan budaya setempat berperan dalam mengatur kehidupan pribadi seseorang.

Realisme sebagai aliran sastra menuntut penggambaran kehidupan yang sesungguhnya, tanpa menyembunyikan kekurangan atau penderitaan yang ada. Marah Rusli, dalam karyanya ini, mengangkat masalah-masalah sosial yang nyata, seperti perjodohan paksa, ketidakadilan, dan kesenjangan kelas sosial, yang sering kali terjadi pada masa itu. Dengan demikian, novel ini bukan hanya sekadar karya sastra, tetapi juga cerminan dari kondisi sosial masyarakat pada zaman tersebut.

Salah satu ciri khas dari aliran realisme adalah penggunaan latar dan tokoh yang realistis, yang bisa dikenali oleh pembaca sebagai bagian dari kehidupan nyata. Dalam Siti Nurbaya, tokoh-tokoh yang ada, seperti Siti Nurbaya, Datuk Maringgih, dan Syamsul Bahri, adalah karakter-karakter yang nyata dan mewakili berbagai permasalahan yang ada dalam masyarakat pada masa itu. Konflik yang dihadapi oleh tokoh utama juga mencerminkan pergolakan dalam masyarakat pada umumnya, terutama dalam hal peran wanita dalam kehidupan sosial dan adat.

Halaman:

Tags

Terkini