KLIK SAJA – Halo para pembaca Klik Saja, artikel berikut ini akan memberikan informasi mengenai kunci jawaban dari pertanyaan Kata Yang Penulisannya Tidak Sesuai Dengan Ejaan Bahasa Indonesia Adalah.
Artikel ini akan membahas kunci jawaban dari mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA/SMK yang tentunya kunci jawaban ini bisa dijadikan referensi dalam pembelajaran.
Maka dari itu, perlu untuk menyimak pembahasan ini hingga akhir agar dapat mengetahui jawaban yang tepat dari pertanyaan Kata Yang Penulisannya Tidak Sesuai Dengan Ejaan Bahasa Indonesia Adalah.
Namun, perlu dicatat bahwa kunci jawaban tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk memperoleh nilai, tetapi juga sebagai bahan pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi yang diajarkan.
Baca Juga: Pernyataan Yang Sesuai Dengan Isi Teks Tersebut Adalah
Soal Lengkap
Kecintaannya pada batik menyebabkan ia senang berbelanja di pasar Bringhardjo. Terlebih ketika ia berhasil memadu padankan dua motif yang berbeda. Kedua motif ini dapat dipadu dan dikreasi menjadi sebuah busana yang menyenangkan pemakainya. Kreasi-kreasi ini yang dicari penggemar batik saat ini.
Kata yang penulisannya tidak sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia adalah ... .
A. di pasar
B. Bringhardjo
C. memadu padankan
D. dipadu
E. dikreasi
Jawaban
Jawaban yang benar, tepat, akurat, dan sah dengan kebenaran 100% atas pertanyaan tersebut adalah opsi C, yaitu “memadu padankan.”
Untuk menjelaskan jawaban ini secara menyeluruh dan komprehensif, mari kita tinjau masing-masing opsi dengan mengacu pada kaidah ejaan yang disempurnakan (EYD) atau Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Opsi A: “di pasar”
Penulisan “di pasar” sudah benar. Kata “di” dalam hal ini berfungsi sebagai kata depan (preposisi) yang menunjukkan tempat, yaitu “pasar.” Dalam aturan PUEBI, kata depan “di” harus ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya, sehingga penulisan “di pasar” adalah tepat dan sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia.
Opsi B: “Bringhardjo”
Penulisan nama tempat dapat bervariasi tergantung pada bentuk baku atau penggunaan populer di wilayah tertentu. Nama “Bringhardjo” kemungkinan besar mengacu pada Pasar Beringharjo yang ada di Yogyakarta. Namun, karena dalam teks ini nama ditulis sebagai “Bringhardjo,” ini masih bisa diterima sebagai bentuk nama diri atau variasi ejaan yang digunakan secara lokal atau artistik. Penulisan nama diri dalam bahasa Indonesia tidak diharuskan mengikuti kaidah umum selama itu adalah bentuk resmi atau dikenal luas. Oleh karena itu, meskipun ada perbedaan penulisan, ini bukan pelanggaran ejaan.