KLIK SAJA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia membuka peluang karier menarik bagi para profesional yang berdedikasi untuk pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Saat ini, BPOM sedang mencari kandidat terbaik untuk mengisi posisi sebagai Fasilitator UMKM di dua wilayah strategis, yaitu Kabupaten Majene/Polewali Mandar dan Kabupaten Mamasa.
Kedua posisi ini menawarkan kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam meningkatkan daya saing produk UMKM di sektor pangan, obat tradisional, dan kosmetika.
Untuk posisi Fasilitator UMKM di Kabupaten Majene/Polewali Mandar, BPOM mengutamakan lulusan minimal Diploma 3 (D3) di bidang Farmasi atau Kesehatan Masyarakat.
Baca Juga: Era Data! Mengapa Kemampuan Analisis Jadi Kunci Sukses?
Namun, kandidat dengan latar belakang pendidikan Sarjana (S1) Farmasi/Apoteker, S1 Kesehatan Masyarakat (Kesehatan Lingkungan), atau S1 Teknologi Pangan sangat dianjurkan untuk melamar.
Persyaratan serupa juga berlaku untuk posisi Fasilitator UMKM di Kabupaten Mamasa, menunjukkan komitmen BPOM dalam mencari tenaga ahli yang kompeten di bidangnya.
Selain persyaratan pendidikan, BPOM juga menetapkan sejumlah kriteria umum yang wajib dipenuhi oleh para pelamar.
Calon fasilitator harus merupakan Warga Negara Indonesia yang memiliki rekam jejak berkepribadian baik, sehat jasmani dan rohani, serta mampu bekerja secara efektif dalam tim.
Integritas, kedisiplinan, semangat kerja keras, kejujuran, dan ketelitian juga menjadi nilai-nilai penting yang dicari oleh BPOM.
Lebih lanjut, terdapat persyaratan khusus yang menjadi nilai tambah bagi para pelamar. Pengalaman dalam melakukan pendampingan UMKM menjadi prioritas, menunjukkan kemampuan kandidat dalam memberikan bimbingan dan arahan yang tepat.
Baca Juga: Mulai 23 April! UTBK SNBT 2025, Strategi Jitu Taklukkan Persaingan Masuk PTN
Komitmen yang kuat dalam mendampingi UMKM pangan, obat tradisional, dan kosmetika hingga berhasil memperoleh Nomor Izin Edar atau Notifikasi Produk dari BPOM RI juga sangat diharapkan.
Keahlian praktis seperti kemampuan mengendarai kendaraan roda dua atau empat (dibuktikan dengan SIM), serta mahir dalam penggunaan aplikasi Ms. Office, memiliki laptop pribadi, dan akses internet yang stabil menjadi persyaratan penting.