4. Pengajuan Aplikasi: Sebelum mengajukan permohonan beasiswa, pelamar harus telah mengajukan aplikasi untuk studi di Imperial College London atau universitas lain yang berpartisipasi dan menerima tawaran untuk belajar pada salah satu program yang memenuhi syarat.
5. Persyaratan Bahasa Inggris: Pelamar harus memenuhi persyaratan bahasa Inggris untuk program yang mereka pilih di universitas tersebut.
6. Bukti Kebutuhan Finansial: Calon pelamar perlu menunjukkan kebutuhan finansial atau dukungan sosial-ekonomi.
7. Tidak Menerima Dukungan Lain: Pelamar tidak boleh sedang menerima dukungan finansial atau dana untuk program studi di Inggris dari sumber lain dan tidak mampu membiayai studi secara pribadi.
Baca Juga: Siapkan Dirimu! Dana PIP Bakal Cair 10 April 2025, Cek Syarat Lengkapnya!
8. Komitmen Pasca Studi: Setelah menyelesaikan studi, pelamar harus bersedia kembali ke negara asalnya selama minimal dua tahun.
9. Aktivitas dalam Bidang STEM: Pelamar harus aktif dalam bidang terkait dengan pengalaman kerja atau minat yang terbukti dalam area program yang dilamar.
10. Rencana Kontribusi Masa Depan: Pelamar perlu menunjukkan rencana dan semangat untuk melibatkan wanita dan gadis lain dalam STEM dari negara asal mereka serta berkontribusi pada pembangunan kapasitas dan kemajuan sosial-ekonomi setelah lulus dari universitas di Inggris.
11. Ambassador Program: Pelamar setuju untuk menjaga kontak dengan British Council dan bertindak sebagai duta untuk Inggris serta terlibat dalam kegiatan alumni selama dan setelah studi mereka di Inggris.
Bagi para calon pelamar, penting untuk mempersiapkan semua dokumen dengan baik sebelum batas waktu pendaftaran tiba pada akhir April 2025. Kesempatan ini sangat berharga bagi perempuan muda yang ingin membuat perbedaan melalui pendidikan tinggi di bidang STEM.
Informasi pendaftaran lebih lanjut silahkan kunjungi website https://www.britishcouncil.id/en/programmes/education/asean-uk-sage/women-in-stem-scholarships/2025-scholarships
Dengan demikian, Beasiswa ASEAN-UK SAGE: Women in STEM Scholarship 2025 menjadi jembatan bagi perempuan dari negara-negara ASEAN untuk mencapai impian akademis mereka sambil memberikan dampak positif bagi masyarakat mereka setelah lulus.***