Latar Tempat dalam Novel Sejarah Tersebut Adalah

photo author
- Jumat, 13 Juni 2025 | 10:09 WIB
Latar Tempat dalam Novel Sejarah Tersebut Adalah (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
Latar Tempat dalam Novel Sejarah Tersebut Adalah (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Berdasarkan kutipan yang diberikan dari novel Presiden Prawiranegara karya Akmal Nasery Basral, latar tempat yang digambarkan dalam teks tersebut adalah pelabuhan.

Mari kita uraikan mengapa pelabuhan menjadi pilihan yang paling tepat:

Pada bagian awal kutipan, terdengar suara lantang seorang lelaki yang mengabarkan adanya kapal yang sedang masuk. Ini mengindikasikan adanya sebuah situasi di mana kapal sedang mendekat atau baru saja tiba. Dalam konteks ini, kapal sering kali merujuk pada kapal yang datang ke pelabuhan untuk berlabuh atau bongkar muat. Ungkapan “Ada kapal masuk!” adalah frasa yang biasa terdengar di pelabuhan, tempat di mana kapal datang dan pergi.

Selain itu, dalam teks juga disebutkan bahwa "Aku yang sedang merapikan tumpukan peti kayu" dan kemudian berlari menuju sebuah ruangan yang terletak sekitar 300 meter dari tempatnya. Peti kayu biasanya merupakan barang yang diangkut menggunakan kapal dan sering ditemukan di pelabuhan, terutama ketika berkaitan dengan aktivitas bongkar muat barang. Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa latar tempat dalam kutipan tersebut adalah pelabuhan.

Sekarang mari kita lihat pilihan jawaban yang tersedia:

  1. Pabrik (a) - Tidak ada petunjuk dalam kutipan yang mengarah ke pabrik. Pabrik biasanya identik dengan produksi barang, dan dalam kutipan ini tidak disebutkan adanya aktivitas produksi, melainkan kegiatan yang lebih berfokus pada kedatangan kapal dan pengaturan barang.

  2. Jalanan (b) - Meskipun ada keramaian dan orang-orang yang saling berbicara di tempat tersebut, tidak ada petunjuk yang jelas bahwa ini adalah jalanan. Aktivitas yang digambarkan lebih terkait dengan situasi yang bisa terjadi di pelabuhan, bukan jalan raya.

  3. Gudang (c) - Meskipun ada penyebutan peti kayu yang mungkin disimpan dalam gudang, namun konteks keseluruhan yang melibatkan kapal dan teriakan mengenai kapal yang masuk lebih mengarah pada pelabuhan, bukan gudang sebagai tempat penyimpanan barang.

  4. Bandara (d) - Bandara biasanya berhubungan dengan pesawat, dan tidak ada referensi mengenai pesawat atau kegiatan yang berhubungan dengan penerbangan dalam kutipan ini. Fokus utama di sini adalah kapal, yang jelas lebih identik dengan pelabuhan.

  5. Pelabuhan (e) - Pilihan ini adalah yang paling tepat. Aktivitas yang digambarkan, yaitu kedatangan kapal dan kegiatan yang berhubungan dengan bongkar muat barang menggunakan kapal, sangat sesuai dengan suasana di pelabuhan. Selain itu, pelabuhan juga memiliki fasilitas dan ruang yang cukup luas, sehingga penulis menggambarkan seseorang yang berlari menuju sebuah ruangan yang terletak 300 meter dari tempatnya.

Kesimpulannya, latar tempat dalam kutipan ini adalah pelabuhan, yang merupakan lokasi yang sesuai dengan aktivitas kedatangan kapal dan kegiatan terkait pengangkutan barang menggunakan kapal.

Itulah pembahasan lengkap dari pertanyaan Latar Tempat dalam Novel Sejarah Tersebut Adalah. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat sebagai referensi tambahan untuk peserta didik. Jawaban yang tertera di atas bersifat tidak mutlak dan jawaban tersebut bersifat terbuka sehingga bisa dieksplorasi lagi lebih lanjut.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Vicky Hayden Alzaini

Sumber: Buku Kemdikbud

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X