Peribahasa yang Sesuai dengan Ilustrasi Tersebut Adalah

photo author
- Kamis, 12 Juni 2025 | 18:24 WIB
Peribahasa yang Sesuai dengan Ilustrasi Tersebut Adalah (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
Peribahasa yang Sesuai dengan Ilustrasi Tersebut Adalah (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Ilustrasi yang diberikan dalam soal ini menggambarkan seseorang yang pada awalnya tampak biasa-biasa saja dan tidak menarik perhatian banyak orang. Namun, setelah hasil ulangan diumumkan, ternyata orang tersebut memiliki kemampuan yang luar biasa, yang mengejutkan banyak orang. Ini adalah situasi di mana seseorang yang tampak pendiam dan tidak menonjol justru memiliki kualitas atau kelebihan yang tak terduga.

Peribahasa yang sesuai untuk menggambarkan situasi ini adalah:

c) air yang tenang menghanyutkan.

Penjelasan Peribahasa

Peribahasa "air yang tenang menghanyutkan" menggambarkan seseorang yang memiliki kekuatan atau kemampuan yang tersembunyi, namun pada saat yang tepat, kemampuan tersebut muncul dan memberikan dampak yang luar biasa. Orang yang "tenang" atau "pendiam" sering kali tidak banyak berbicara atau menarik perhatian, tetapi mereka memiliki kedalaman dan potensi yang besar yang hanya bisa terlihat melalui tindakan atau hasil yang mereka capai.

Dalam konteks ilustrasi ini, Sani digambarkan sebagai siswa yang pendiam dan tidak banyak berbicara, sehingga teman-temannya menganggapnya biasa-biasa saja. Namun, saat hasil ulangan diumumkan, Sani menunjukkan bahwa dia memiliki kemampuan yang luar biasa, yakni selalu meraih nilai tertinggi. Ini adalah contoh yang tepat dari peribahasa "air yang tenang menghanyutkan", yang menggambarkan bahwa meskipun seseorang tampak biasa atau tidak mencolok, dia dapat mengejutkan orang lain dengan prestasi atau kualitas yang luar biasa.

Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat

  • a) memikul di bahu, memikul di kepala: Peribahasa ini menggambarkan seseorang yang memiliki beban yang sangat berat. Artinya, dia memiliki tanggung jawab yang besar. Namun, ini tidak sesuai dengan ilustrasi tentang Sani, karena dalam cerita ini Sani tidak digambarkan sedang memikul beban berat, melainkan memiliki kualitas tersembunyi yang tidak terlihat oleh orang lain.

  • b) seperti ilmu padi, kian berisi, kian merunduk: Peribahasa ini menggambarkan seseorang yang semakin bijaksana atau berpengetahuan, semakin rendah hati. Walaupun ini juga berkaitan dengan seseorang yang pendiam dan tidak mencolok, peribahasa ini lebih mengarah pada sikap rendah hati, bukan pada kemampuan yang tersembunyi atau mengejutkan seperti dalam ilustrasi Sani.

  • d) pikir itu pelita hati, air beriak tanda tak dalam: Peribahasa ini berbicara tentang seseorang yang berpikir dengan bijak dan dalam. "Air beriak tanda tak dalam" mengacu pada orang yang banyak bicara atau tampak berpengetahuan, tetapi sebenarnya kurang dalam pengetahuannya. Ini juga tidak cocok dengan cerita Sani, yang tidak berbicara banyak tetapi ternyata sangat pintar.

  • e) air susu dibalas air tuba: Peribahasa ini berarti suatu perbuatan baik dibalas dengan perbuatan jahat. Ini jelas tidak cocok dengan ilustrasi yang menggambarkan seseorang yang tampak biasa-biasa saja, tetapi memiliki kualitas luar biasa yang akhirnya diakui.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, peribahasa yang paling tepat untuk menggambarkan situasi Sani adalah "air yang tenang menghanyutkan". Peribahasa ini menggambarkan seseorang yang tampaknya biasa-biasa saja, tetapi pada kenyataannya memiliki kemampuan atau kualitas luar biasa yang hanya muncul pada saat yang tepat.

Itulah pembahasan lengkap dari pertanyaan Peribahasa yang Sesuai dengan Ilustrasi Tersebut Adalah. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat sebagai referensi tambahan untuk peserta didik. Jawaban yang tertera di atas bersifat tidak mutlak dan jawaban tersebut bersifat terbuka sehingga bisa dieksplorasi lagi lebih lanjut.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Vicky Hayden Alzaini

Sumber: Buku Kemdikbud

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X