Kata yang Bergaris Bawah Menunjukkan Penggunaan Kaidah Kebahasaan

photo author
- Kamis, 12 Juni 2025 | 16:59 WIB
Kata yang Bergaris Bawah Menunjukkan Penggunaan Kaidah Kebahasaan (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
Kata yang Bergaris Bawah Menunjukkan Penggunaan Kaidah Kebahasaan (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

"Kalau bayi merasa lapar, ia akan ngamuk."

Kata yang bergaris bawah dalam kalimat tersebut adalah "ia". Kita harus mengidentifikasi apa fungsi dari kata "ia" dalam kalimat tersebut.

Apa Itu Kata Ganti?

Dalam kaidah kebahasaan, kata ganti adalah kata yang digunakan untuk menggantikan nama orang, benda, atau konsep. Kata ganti berfungsi untuk menghindari pengulangan kata yang sama dalam kalimat atau dalam suatu konteks. Kata "ia" dalam kalimat ini menggantikan kata "bayi" yang sebelumnya disebutkan.

Analisis Kalimat:

  • Kalimat tersebut menunjukkan hubungan antara keadaan bayi yang lapar dan reaksi bayi tersebut, yaitu "ngamuk".

  • "Ia" merujuk langsung kepada "bayi". Dalam hal ini, kata "ia" adalah kata ganti yang menggantikan nama bayi tersebut.

  • "Ia" digunakan untuk merujuk pada subjek yang telah disebutkan sebelumnya dalam kalimat, yaitu bayi, tanpa perlu mengulang kata "bayi".

Mengapa Jawaban yang Tepat adalah "Kata Ganti"?

  • "Ia" digunakan untuk menggantikan kata benda yang disebutkan sebelumnya, yaitu "bayi". Oleh karena itu, "ia" berfungsi sebagai kata ganti.

  • Kata ganti ini berfungsi untuk menyederhanakan kalimat dan menghindari pengulangan yang tidak perlu, sehingga membuat kalimat menjadi lebih lancar dan mudah dipahami.

Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat?

  • Kalimat Pasif: Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai atau menerima tindakan. Dalam kalimat ini, subjek "bayi" melakukan aksi "ngamuk" dan bukan menerima aksi dari pihak lain, sehingga ini bukan kalimat pasif.

  • Kalimat Aktif: Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan tindakan. Meskipun kalimat ini adalah kalimat aktif, fokusnya ada pada fungsi kata "ia" yang merupakan kata ganti, bukan pada aktifitas subjek.

  • Konjungsi Kronologis: Konjungsi kronologis digunakan untuk menunjukkan urutan waktu, seperti "kemudian," "setelah itu," atau "sebelumnya." Dalam kalimat ini, tidak ada konjungsi yang menunjukkan urutan waktu, jadi pilihan ini tidak relevan.

  • Konjungsi Kausalitas: Konjungsi kausalitas menunjukkan hubungan sebab-akibat, seperti "karena," "oleh karena itu," atau "sehingga." Walaupun kalimat ini memiliki hubungan sebab-akibat (lapar menyebabkan ngamuk), kata "ia" bukan konjungsi, melainkan kata ganti.

Jawaban yang Tepat:

a) kata ganti

Penjelasan Akhir:

Kata "ia" dalam kalimat tersebut berfungsi untuk menggantikan kata benda "bayi" yang disebutkan sebelumnya. Oleh karena itu, kata "ia" termasuk dalam kategori kata ganti atau pronomina.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah a) kata ganti.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Vicky Hayden Alzaini

Sumber: Buku Kemdikbud

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X