d) agama
e) pendidikan
Jawaban
Jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini adalah a) sosial.
Untuk menjelaskan jawabannya, mari kita analisis kutipan drama yang diberikan secara mendalam.
Analisis Kutipan:
Pada kutipan ini, percakapan terjadi antara dua karakter, Ayu dan Siska, yang sedang membicarakan situasi pulang di malam hari. Berikut adalah beberapa elemen yang bisa kita temukan dalam dialog ini:
-
Perhatian terhadap Pandangan Sosial:
-
Ayu menekankan pentingnya pulang tepat waktu karena sebagai perempuan, mereka tidak seharusnya berkeluyuran di malam hari. Ayu khawatir jika mereka pulang terlalu larut malam, tetangga akan berpikir negatif tentang mereka. Ini adalah contoh bagaimana norma sosial mempengaruhi perilaku individu dalam masyarakat.
-
Siska, meskipun lebih santai, tetap menyebutkan bahwa mereka "tidak berani melanggar aturan tidak tertulis" dalam masyarakat mereka. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada kebebasan pribadi, ada tekanan sosial yang mengatur apa yang dianggap "wajar" atau "terima" dalam perilaku masyarakat.
-
-
Konflik Sosial:
-
Dialog ini juga menggambarkan sebuah bentuk konflik sosial yang sering terjadi dalam masyarakat, khususnya terkait dengan perempuan dan ekspektasi sosial yang mengikat mereka. Ada pandangan yang menganggap bahwa perempuan seharusnya tidak berkeluyuran larut malam karena bisa menimbulkan kesan negatif. Ini adalah salah satu contoh nilai sosial yang ada dalam masyarakat, yaitu norma dan aturan yang membentuk pola perilaku.
-
-
Peraturan Tidak Tertulis dalam Masyarakat:
-
Pembicaraan tentang "aturan tidak tertulis" menunjukkan bagaimana masyarakat memiliki norma yang tidak selalu tercatat dalam hukum, tetapi dipatuhi secara sosial. Norma seperti ini adalah bagian dari struktur sosial yang membentuk interaksi antara individu dan kelompok.
-
Kenapa Bukan Pilihan Lain?
-
b) Moral:
Moral lebih mengarah pada nilai-nilai yang terkait dengan benar dan salah, baik dan buruk secara individu. Meskipun dalam kutipan ini ada sedikit pembahasan tentang apa yang dianggap "tidak wajar" atau "tidak sopan" dalam konteks sosial, fokus utamanya adalah pada tekanan sosial dan norma masyarakat yang lebih luas, bukan pada keputusan moral yang dihadapi oleh individu itu sendiri. -
c) Budaya:
Budaya mencakup lebih banyak elemen, termasuk tradisi, adat istiadat, dan kebiasaan suatu kelompok. Meskipun norma sosial ini mungkin juga terkait dengan budaya, kutipan ini lebih banyak membahas tekanan sosial yang lebih relevan dengan konteks interaksi sehari-hari dalam masyarakat, bukan budaya secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Dalam Kutipan Skrip Drama Tersebut, Konflik Terjadi Antara
Jenis Drama yang Menggabungkan Cerita Sedih dan Lucu Disebut
Narasi di Awal Cerita, Kata-Kata Pembuka, Pengantar, Ataupun Latar Belakang Cerita yang Biasanya Disampaikan oleh Narator atau Dalang Disebut
Drama Tersebut Tergolong dalam Struktur Bagian
Jenis Drama yang Menonjolkan Gerakan Tanpa Kata-kata Disebut
Berikut Ini Jenis Drama yang Termasuk ke dalam Drama Berdasarkan Penyajian Lakon Adalah
Dilan, Habibie & Ainun, Laskar Pelangi, Cek Toko Sebelah, Termasuk ke dalam Jenis Drama
Jenis Drama yang Tidak Menggunakan Naskah Disebut
Urutan Struktur Drama yang Tepat Adalah
Latar Kutipan Tersebut Adalah