a) Iya deh, Maya turuti nasihat Ibu.
b) Maya, kita kini lagi kesulitan.
c) Coba kau mengerti kondisi Ibu.
d) Baiklah Ibu akan beli yang baru
e) Coba ibu pikirkan dulu.
Jawaban
Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu menganalisis konteks dialog yang sudah ada dan menentukan pilihan jawaban yang paling tepat untuk melengkapi bagian dialog yang kosong.
Kutipan dialog drama tersebut adalah:
Maya : Pokoknya, Ibu harus setuju!
Ibu : (menarik napas panjang kecewa) Dengan apa Ibu membayarnya?
Maya : (terkejut dan gugup) Kan masih lama, Ibu.
Ibu : Biaya kursus cukup besar, Maya.
Maya : [ …............................................ ]
Ibu : (dengan tersenyum) Nah, begitu. Ini gres putri Ibu.
Dari dialog di atas, dapat kita pahami bahwa Maya meminta izin atau persetujuan dari ibunya terkait suatu hal yang berhubungan dengan biaya kursus. Ibu menunjukkan kekhawatiran tentang biaya yang cukup besar.
Setelah itu, Maya harus memberikan jawaban yang menunjukkan sikap yang bijak dan bisa meyakinkan ibu sehingga ibu akhirnya tersenyum dan berkata, “Nah, begitu. Ini gres putri Ibu.”
Kalimat ibu tersebut mengindikasikan bahwa Maya memberikan respons yang tepat, bijaksana, atau penuh pengertian sehingga membuat ibu merasa lega atau bangga.
Mari kita analisis pilihan jawaban satu per satu untuk melengkapi dialog Maya:
a) Iya deh, Maya turuti nasihat Ibu.
Kalimat ini tidak cocok karena Maya sedang berbicara, tetapi dalam kalimat ini, Maya tampak memberi perintah atau menyuruh dirinya sendiri untuk mengikuti nasihat ibu, yang terdengar kurang alami dalam konteks ini.
b) Maya, kita kini lagi kesulitan.
Kalimat ini bukanlah jawaban Maya, melainkan pernyataan yang lebih tepat diucapkan oleh ibu. Jadi, tidak tepat untuk melengkapi bagian kosong yang merupakan ucapan Maya.
Artikel Terkait
Tekanan pada Kata Penting yang Menjadi Inti Kalimat dalam Bait Puisi Merupakan Jenis Tekanan
Bentuk Karya Sastra dari Hasil Ungkapan dan Perasaan Penyair dengan Bahasa yang Terikat Irama, Matra, Rima, Penyusun Lirik dan Bait, serta Penuh Makna
Memahami Isi Puisi adalah Upaya Awal yang Harus Dilakukan oleh Pembaca Puisi untuk Mengungkap Makna yang
Puisi Mengungkapkan Pikiran dan Perasaan Penyair Secara Imajinatif dan Disusun dengan Mengonsentrasikan Kekuatan Bahasa dengan
Kesan yang Ditangkap Pembaca atau Pendengar setelah Membaca atau Mendengar Pembacaan Puisi Merupakan
Imaji atau Citraan pada Bait Pertama adalah
Larik Bermajas yang Tepat untuk Melengkapi Puisi Tersebut adalah
Apakah Diksi yang Tepat untuk Melengkapi Larik Puisi yang Kosong di Atas?
Berikut Ini Termasuk Jenis-Jenis dari Puisi Lama, Kecuali
Berikut Ini yang Bukan Merupakan Faktor Non Kebahasaan (Ekspresi) dalam Membaca Puisi adalah