c) Bahasa dan cara penuturan Hemingway pada novel ini sangat melompat-lompat persis alunan ombak laut yang mengguncang-guncang perahu.
d) Meskipun buku ini banyak dibaca orang, terlihat banyak kekurangan tentang kebiasaan di laut yang mungkin Hemingway sendiri dapat merasakannya.
e) Sedikit sekali penulis yang berani mengangkat ide cerita dari kaum pinggiran, seperti nelayan. Namun, Hemingway berani mengangkatnya menjadi sebuah cerita yang penuh ketegangan ditinjau dari kekuatan bahasanya.
Jawaban
Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu memeriksa dengan cermat konteks yang diberikan dalam penggalan resensi novel The Old Man and the Sea (Lelaki Tua dan Laut) karya Ernest Hemingway, yang diterjemahkan oleh Sapardi Djoko Damono.
Penggalan resensi tersebut menyoroti beberapa hal tentang gaya bahasa Hemingway yang menggambarkan pengalaman emosional pembaca seolah-olah mereka berada di laut dan berhadapan dengan terror hiu. Kalimat ini menggambarkan kekuatan bahasa Hemingway yang mengalir, mengayun, dan mengempas, menciptakan pengalaman tersendiri bagi pembaca.
Melihat informasi tersebut, kita dapat mencari jawaban yang tepat yang mencerminkan keunggulan novel tersebut, terutama yang berhubungan dengan gaya bahasa Hemingway yang menggugah dan penceritaan yang menyelami pengalaman pembaca dengan sangat mendalam.
Mari kita analisis pilihan jawaban yang ada:
a) Penulis agak lambat menciptakan ketegangan-ketegangan dalam cerita sehingga membuat pembaca menjadi kurang bergairah. Selain itu, setting yang disuguhkan pun terlalu monoton, yaitu laut dan laut.
Kalimat ini menggambarkan kritikan terhadap novel tersebut, khususnya mengenai ketegangan cerita yang dianggap lambat dan setting yang monoton. Ini bertolak belakang dengan penggalan resensi yang memberikan kesan positif terhadap gaya bahasa Hemingway yang menggugah pembaca, sehingga kalimat ini tidak cocok sebagai ungkapan keunggulan novel.
b) Hemingway dan ketangkasannya berbahasa tak perlu diragukan lagi. Hanya, khusus pada novel ini tema yang diambil kurang menarik.
Pernyataan ini memuji gaya bahasa Hemingway, yang memang tercermin dalam penggalan resensi, namun menambahkan kritik terhadap tema novel yang dianggap kurang menarik. Meskipun memuji bahasa, kalimat ini juga mengandung ketidaksetujuan terhadap tema cerita, yang tidak sesuai dengan penggalan resensi yang lebih menekankan pada keunggulan bahasa dan pengalaman pembaca yang mendalam.
c) Bahasa dan cara penuturan Hemingway pada novel ini sangat melompat-lompat persis alunan ombak laut yang mengguncang-guncang perahu.
Kalimat ini menggambarkan bahasa Hemingway yang "melompat-lompat" dan menciptakan gambaran tentang ombak laut. Meskipun ini mencerminkan pencitraan visual, kalimat ini tidak menggambarkan keunggulan novel secara menyeluruh dan tidak sepenuhnya positif, karena terkesan menyebutkan bahwa bahasa "melompat-lompat" yang mungkin tidak stabil atau teratur.
d) Meskipun buku ini banyak dibaca orang, terlihat banyak kekurangan tentang kebiasaan di laut yang mungkin Hemingway sendiri dapat merasakannya.
Artikel Terkait
Latar Belakang yang Sesuai dengan Masalah Tersebut Adalah
Penulisan yang Tepat untuk Daftar Pustaka Berdasarkan Ilustrasi di Atas Adalah
Berdasarkan Masalah Tersebut, Judul Karya Ilmiah yang Sesuai Adalah
Salah Satu Fondasi Karya Ilmiah Adalah Latar Belakang Masalah yang Terdapat pada Bagian
Dalam Karya Ilmiah, Uraian Tersebut Merupakan Bagian
Pertanyaan yang Sesuai dengan Pendahuluan Tersebut Adalah
Perbaikan Penulisan Judul Makalah Tersebut yang Tepat Adalah
Kalimat yang Mengungkapkan Kutipan Resensi Buku Nonfiksi Adalah
Unsur yang Diungkapkan dalam Penggalan Resensi di Atas Adalah
Apabila Anda Meresensi Sebuah Buku, yang Menjadi Materinya Adalah