d. Kisah/peristiwa sejarah
Dalam penyusunan sejarah, faktor kepentingan merupakan elemen yang tidak bisa diabaikan. Kepentingan dapat berasal dari berbagai latar belakang, baik ideologi, politik, budaya, agama, maupun sudut pandang pribadi penulis. Faktor ini akan sangat memengaruhi cara seseorang menuliskan dan menceritakan kisah atau peristiwa sejarah. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah d. Kisah/peristiwa sejarah.
Ketika seorang sejarawan menulis tentang sebuah peristiwa sejarah, ia tidak hanya sekadar menyusun data dan fakta, tetapi juga menafsirkan dan memilih data mana yang dianggap penting untuk dimasukkan ke dalam narasi. Dalam proses seleksi dan interpretasi inilah, kepentingan dapat berperan. Misalnya, dalam menulis sejarah kemerdekaan suatu bangsa, seorang penulis yang nasionalis akan menekankan peran pejuang lokal, sedangkan penulis dari negara kolonial bisa jadi akan lebih menekankan peran perundingan internasional.
Faktor kepentingan juga dapat memengaruhi gaya bahasa, penekanan terhadap tokoh tertentu, dan penghilangan peran pihak-pihak lain dalam kisah tersebut. Ini menjadikan sejarah sebagai kisah yang bukan hanya deskriptif, tetapi juga interpretatif. Oleh sebab itu, dalam historiografi, penting untuk mengembangkan sikap kritis dan mampu membaca sejarah dari berbagai sudut pandang untuk mendapatkan pemahaman yang lebih objektif.
Pilihan lain seperti “lingkungan tempat ia bergaul” atau “asal pencerita” hanya merupakan latar belakang, bukan tempat di mana faktor kepentingan itu terwujud secara nyata. Begitu juga “fakta-fakta yang diperoleh” bersifat netral sebelum ditafsirkan. Adapun “opini penulis sejarah” bisa mencerminkan kepentingan, namun bukan tempat kepentingan itu tampak secara penuh, karena opini hanyalah salah satu elemen dari narasi.
Dengan memperhatikan semua pertimbangan ilmiah dan karakteristik penyusunan sejarah, maka jawaban yang benar, tepat, akurat, dan sah dengan persentase 100% adalah:
d. Kisah/peristiwa sejarah.
Itulah pembahasan lengkap dari pertanyaan Faktor Kepentingan Dapat Terlihat Dalam Cara Seseorang Menuliskan Dan Menceritakan. Semoga bermanfaat.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat sebagai referensi tambahan untuk peserta didik. Jawaban yang tertera di atas bersifat tidak mutlak dan jawaban tersebut bersifat terbuka sehingga bisa dieksplorasi lagi lebih lanjut.***
Artikel Terkait
Yang Bukan Kelompok Nomina Adalah
Makna Kata Direduksi Dalam Kalimat Tersebut Adalah
Pernyataan Yang Tidak Sesuai Dengan Isi Paragraf Tersebut Adalah
Struktur Yang Membangun Teks Editorial Sama Dengan Teks
Berikut Yang Tidak Termasuk Ciri Teks Editorial Adalah
Teks Tersebut Termasuk Struktur Bagian
Kata 'Sering, Kadang-kadang, Jarang' Merupakan
Cerita Yang Mengisahkan Sebuah Peristiwa Manusia Yang Bersumber Dari Realisasi Diri Yang Mengisahkan Masa Lampau, Disebut
Berikut Yang Merupakan Tiga Dimensi Waktu Peristiwa Sejarah Adalah
Supaya Dapat Mewujudkan Sejarah Sebagai Kisah, Diperlukan