KLIK SAJA – Halo para pembaca Klik Saja, artikel berikut ini akan memberikan informasi mengenai kunci jawaban dari pertanyaan Nilai Moral Yang Tersirat Dalam Kutipan Tersebut Adalah.
Artikel ini akan membahas kunci jawaban dari mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA/SMK yang tentunya kunci jawaban ini bisa dijadikan referensi dalam pembelajaran.
Maka dari itu, perlu untuk menyimak pembahasan ini hingga akhir agar dapat mengetahui jawaban yang tepat dari pertanyaan Nilai Moral Yang Tersirat Dalam Kutipan Tersebut Adalah.
Namun, perlu dicatat bahwa kunci jawaban tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk memperoleh nilai, tetapi juga sebagai bahan pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi yang diajarkan.
Baca Juga: Nilai Budaya Yang Terdapat Dalam Penggalan Cerpen Tersebut Adalah
Soal Lengkap
Adapun buraksa itu, setelah dilihatnya air ada di dalam mulut bejana itu maka ia pun minumlah serta dimasukkannya ke dalam mulut bejana tempat yang tertahan itu. Setelah dilihat oleh Janggi Hajrin maka ditariknyalah tali jerat itu, hingga terjeratlah leher buraksa itu. Maka buraksa pun hendak melepaskan dirinya, tiada boleh lagi. Setelah itu maka ditendanglah oleh kuda janggi itu kira-kira dua tiga kali. Maka Indera Bangsawan pun segera turun lalu diparangnya dengan pedangnya. Maka buraksa itu pun matilah. Demikianlah diperbuatnya oleh Indera Bangsawan.
Setelah itu ia naik ke atas kudanya, sambil ia berkata,”Tinggallah Tuan Putri dengan selamat sempurnanya,” Setelah itu maka dipacunya kudanya, sehingga dengan saat itu juga, ia pun gaiblah di padang itu.
Nilai moral yang tersirat dalam kutipan tersebut adalah...
A. Ketabahan dalam menghadapi musibah.
B. Berikanlah pertolongan kepada orang lain yang membutuhkan
C. Setiap lawan harus dihadapi dengan sungguh-sungguh
D. Menyelamatkan diri dengan meminta bantuan orang lain
Jawaban
Jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini adalah C. Setiap lawan harus dihadapi dengan sungguh-sungguh.
Penjelasan:
Dalam kutipan tersebut, kita dapat melihat bahwa Indera Bangsawan dengan tegas dan penuh keberanian menghadapi buraksa, yang dianggap sebagai musuh atau tantangan. Indera Bangsawan tidak hanya diam atau pasif, tetapi ia beraksi untuk menghadapi lawannya dengan sungguh-sungguh. Ia menggunakan taktik untuk menjebak buraksa dengan jerat dan kemudian menendangnya untuk melemahkannya. Setelah itu, ia tidak ragu untuk mengalahkan buraksa dengan pedang dan memastikan bahwa lawannya mati, mengakhiri ancaman yang ada. Hal ini menggambarkan bahwa lawan atau masalah besar dalam hidup harus dihadapi dengan keberanian, ketegasan, dan usaha yang maksimal.
Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat:
-
A. Ketabahan dalam menghadapi musibah
Meskipun Indera Bangsawan menunjukkan keberanian dan ketegasan dalam menghadapi lawannya, tidak ada indikasi bahwa ia sedang menghadapi musibah atau bencana yang memerlukan ketabahan. Cerita lebih fokus pada tindakan aktif untuk mengalahkan lawan, bukan sekadar bertahan atau menerima musibah dengan ketabahan. Oleh karena itu, nilai ketabahan tidak begitu menonjol di sini.
Artikel Terkait
Berikut Ini Yang Tidak Termasuk Ciri Ciri Sastra Angkatan Pujangga Baru Ialah
Aliran Dalam Dunia Sastra Yang Tidak Hanya Mengemukakan Keburukan Atau Kejelekan, Tetapi Cenderung Pula Menuliskan Keadaan Yang Baik Dan Bagus Disebut
Berikut Ini Bukan Termasuk Nama Angkatan Dalam Perkembangan Sastra Di Indonesia,yaitu
Melihat Dari Gaya Bahasa Yang Digunakan, Bacaan Tersebut Termasuk Sastra Angkatan
Salah Satu Sastrawan Angkatan Balai Pustaka Adalah
Nilai Yang Menonjol Dalam Kisah Tersebut Adalah
Hal Utama Yang Disepakati Dalam Kutipan Tersebut Adalah
Dialog Drama Di Atas Yang Masih Rumpang Dapat Diisi Dengan
Isi Dialog Penggalan Drama Di Atas Adalah
Nilai Budaya Yang Terdapat Dalam Penggalan Cerpen Tersebut Adalah