Berdasarkan Penggalan Drama Di Atas, Watak Harsono Adalah

photo author
- Selasa, 10 Juni 2025 | 16:58 WIB
Berdasarkan Penggalan Drama Di Atas, Watak Harsono Adalah (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
Berdasarkan Penggalan Drama Di Atas, Watak Harsono Adalah (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

KLIK SAJA – Halo para pembaca Klik Saja, artikel berikut ini akan memberikan informasi mengenai kunci jawaban dari pertanyaan ‎Berdasarkan Penggalan Drama Di Atas, Watak Harsono Adalah.

Artikel ini akan membahas kunci jawaban dari mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA/SMK yang tentunya kunci jawaban ini bisa dijadikan referensi dalam pembelajaran.

Maka dari itu, perlu untuk menyimak pembahasan ini hingga akhir agar dapat mengetahui jawaban yang tepat dari pertanyaan Berdasarkan Penggalan Drama Di Atas, Watak Harsono Adalah.

Namun, perlu dicatat bahwa kunci jawaban tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk memperoleh nilai, tetapi juga sebagai bahan pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi yang diajarkan.

Baca Juga: Cara Pengarang Menampilkan Perwatakan Setiap Tokoh Dalam Karyanya Dapat Dilakukan Dengan Cara Berikut, Kecuali

Soal Lengkap

Harsono : (marah) Apa kau tidak bisa lihat, kah? Matamu di mana, ditaruh dalam saku?
Pekerja : Maaf Tuan, saya tidak melihat Tuan.
Harsono : (makin marah dan memegang baju pekerja itu) Apa kau buta?
Citra : (yang selama ini diam saja) Mas Hr, lepaskan orang itu. Dia baru saja aku marahi. Sudah cukup.
Harsono : (terkejut dengan suara Citra) Apa?

Berdasarkan penggalan drama di atas, watak Harsono adalah ....

a. pemarah
b. pemaaf
c. tidak berperasaan
d. tidak peduli
e. acuh

Jawaban

Jawaban yang benar, tepat, akurat, dan sah dengan kebenaran 100% untuk soal tersebut adalah:

a. pemarah

Penggalan drama yang disajikan menggambarkan interaksi antara beberapa tokoh, khususnya Harsono, Pekerja, dan Citra. Dari penggalan tersebut, karakter atau watak Harsono dapat ditelaah dengan mencermati dialog serta ekspresi yang digunakan.

Pada awal penggalan, Harsono ditunjukkan marah ketika ia berkata dengan nada tinggi kepada pekerja, “Apa kau tidak bisa lihat, kah? Matamu di mana, ditaruh dalam saku?” Kalimat ini mengandung unsur kemarahan dan cenderung meremehkan atau menghina. Bentuk retorika dalam kalimat tersebut menunjukkan bahwa Harsono kehilangan kesabaran dan tidak menoleransi kesalahan, bahkan jika itu tidak disengaja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Vicky Hayden Alzaini

Sumber: Buku Kemdikbud

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X