Mengenal Bungong Jeumpa alias Cempaka, Tanaman Indah Mewangi Khas Provinsi Aceh

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 5 Mei 2025 | 20:15 WIB
Bunga Cempaka di alam liar (wahana news)
Bunga Cempaka di alam liar (wahana news)

KLIK SAJA - Bagi masyarakat Aceh, "Bungong Jeumpa" bukan sekadar nama bunga.

Lagu daerah yang berjudul sama telah menjadi simbol budaya dan identitas daerah yang melekat erat dalam keseharian.

Dengan lirik yang menggambarkan keindahan dan harum bunga cempaka, lagu ini memberi penghormatan khusus kepada flora yang menjadi kebanggaan Tanah Rencong.

Secara ilmiah dikenal sebagai Magnolia champaca, Bungong Jeumpa atau cempaka wangi adalah pohon besar yang hijau sepanjang tahun.

Ia menghasilkan bunga berwarna putih, kuning muda, hingga jingga yang memiliki aroma harum khas.

Tidak heran jika bunga ini sering digunakan sebagai bahan dasar wewangian alami hingga parfum kelas dunia, seperti parfum legendaris asal Prancis, Joy.

Cempaka wangi memiliki banyak kegunaan. Selain bunga dan aromanya yang memikat, kayunya juga bernilai tinggi.

Kayu cempaka tahan lama dan digunakan dalam pembuatan perabot rumah tangga serta bahan bangunan.

Kulit kayunya pun tak kalah berkhasiat, kerap direbus untuk digunakan sebagai obat tradisional, terutama bagi perempuan setelah melahirkan.

Dalam kehidupan masyarakat Aceh dan beberapa wilayah lain di Indonesia, pohon ini kerap ditanam di pekarangan rumah, kebun campuran, hingga area pekuburan.

Karena sering ditempatkan di lokasi-lokasi sakral, pohon cempaka wangi juga dianggap sebagai pohon keramat.

Keindahan dan wibawanya menjadikan pohon ini tak hanya sebagai penghias halaman, tetapi juga simbol spiritual dan budaya.

Bagi masyarakat Jawa, Cempaka kadang juga disebut Kantil, juga memiliki nilai spiritual tersendiri, dimana kadang juga bunganya dijadikan bahan sesajen.

Bungong Jeumpa tumbuh subur di daerah dengan ketinggian hingga 1.200 meter di atas permukaan laut dan mampu berbunga sepanjang tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X