Mengenal Burung Punai Gading, Si Merpati Warna Warni Pelangi

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 2 Januari 2025 | 09:30 WIB
Seekor Punai Gading sedang memakan biji-bijian di alam liar (berita 99)
Seekor Punai Gading sedang memakan biji-bijian di alam liar (berita 99)

Merpati hutan yang juga bernama ilmiah Treron vernans ini merupakan satwa arboreal atau tinggal di atas pohon.

Mereka banyak menghabiskan waktu mencari buah-buahan di tengah tajuk (kanopi) pohon.

Burung punai gading termasuk spesies sosial, artinya biasa hidup dan mencari makan secara berkelompok, seperti terbang dalam formasi kelompok besar terdiri dari 5--70 ekor sekali terbang.

Mobilitasnya pun terhitung tinggi dengan daya jelajah luas bahkan kerap berpindah sarang ke daerah yang jauh.

Bagi punai gading dan juga jenis merpati hutan lainnya, terbang dalam formasi kelompok besar memberi keuntungan tersendiri.

Sepintas, burung ini seperti sengaja dicat oleh orang-orang iseng karena komposisi warnanya begitu indah.

Baca Juga: Baru Tahu! Relief Candi Borobudur Pahatkan 52 Spesies Fauna Nusantara Kuno

Ia populer dengan sebutan pink-necked green pigeon atau merpati hijau yang berleher merah jambu.

Secara umum, merpati ini memiliki warna dasar hijau daun dan berat rata-rata sekitar 105--160 gram.

Sebetulnya cukup mudah untuk membedakan antara punai gading jantan dan betina kendati ukuran tubuh mereka saat dewasa umumnya relatif sama, yakni sekitar 25--30 sentimeter.

Bulu-bulu pejantannya lebih meriah karena dipakai untuk memikat betina saat musim kawin tiba.

Ciri khas pejantan adalah kepala abu-abu kebiruan juga di sisi leher dan tengkuk bawah, dan ada garis melintang pada dada berwarna merah jambu.

Kemudian di dada bagian bawah ada bulatan besar warna jingga dan perut hijau dengan bagian bawah kuning.

Punai gading berbiak sepanjang tahun, ketika memasuki masa berbiak, jantan dan betina berbagi tugas.

Pejantan bertanggung jawab mencari material sarang berupa ranting-ranting kering, rumput dan material lainnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Indonesia.go.id

Tags

Rekomendasi

Terkini

X