Terbesar Se-Asia! Festival Qingming atau Cheng Beng di Kota Pangkalpinang
7 April 2024
Pangkalpinang, Klik Saja - Festival Qingming atau Cheng Beng biasa dikenal masyarakat lokal adalah ritual tahunan etnis Tionghoa untuk bersembahyang dan ziarah kubur sesuai dengan ajaran Khong Hu Cu.
Masyarakat Tionghoa melaksanakan Ceng Beng bisa disebut sembahyang kubur di Pemakaman Umum Yayasan Sentosa Pangkalpinang, pada Kamis 4 April 2024.
Pada pelaksanaan sembahyang kubur tersebut peziarah tak hanya datang dari wilayah Bangka Belitung saja, namun juga ada dari luar kota.
Para peziarah tersebut tampak berdoa dengan khusyuk terhadap leluhurnya.
Sama halnya dengan sebagian masyarakat Muslim yang memiliki tradisi ziarah kubur sebelum Ramadhan.
Masyarakat Tionghoa memiliki Ceng Beng atau ziarah kubur yang dilaksanakan sekitar dua bulan setelah Hari Raya Imlek.
Bahkan di beberapa negara Asia Ceng Beng diperingati sebagai hari libur nasional.
Provinsi Bangka Belitung sebagai salah satu daerah dengan persebaran etnis Tionghoa yang besar di Indonesia sejak masa Belanda.
Bahkan diketahui memiliki perkuburan Tionghoa terbesar se-Asia tenggara, yakni perkuburan Sentosa yang dibangun pada tahun 1935.
Ritual Ceng Beng atau sembahyang kubur merupakan upacara perwujudan dari sikap masyarakat Tionghoa yang sangat mencintai dan menghormati leluhurnya.
Seluruh keluarga, baik yang ada di Pangkalpinang atau di perantauan, berupaya pulang dan melaksanakan ritual.
Kegiatan ritual dimulai dengan membersihkan kuburan atau pendem yang biasanya dilakukan 10 hari sebelum pelaksanaan Ceng Beng.
Tak heran Negeri Serumpun Sebalai itu menjadi salah satu dari berbagai daerah di Indonesia selain Kalimantan dan Jawa yang ramai dikunjungi saat perayaan Ceng Beng.***