KLIK SAJA – Sobat Klik Saja pernah mengalami ponsel smartphone-mu tiba-tiba cepat panas, baterai cepat habis atau kuota internet mendadak terkuras tanpa alasan jelas?
Harap hati-hati — bisa jadi penyebabnya bukan sekadar bug atau kebetulan, melainkan virus berbahaya bernama SlopAds yang kini tengah menyebar luas di perangkat Android.
Virus ini bekerja sangat halus, sulit terdeteksi, dan diam-diam dapat merusak sistem ponsel sekaligus mencuri data pribadi penggunanya, kok bisa?
Apa Itu Virus SlopAds?
SlopAds bukan virus biasa yang hanya membuat ponsel lemot. Ia merupakan bentuk penipuan iklan digital (ad fraud/click fraud) yang menyusup lewat aplikasi Android.
Virus ini pertama kali ditemukan oleh Satori Threat Intelligence and Research Team, setelah tim tersebut mengungkap jaringan penipuan besar-besaran di Google Play Store.
Menurut laporan Satori, lebih dari 224 aplikasi Android telah terinfeksi SlopAds dan telah diunduh lebih dari 38 juta kali di 228 negara — angka yang sangat mengkhawatirkan.
Cara Kerja Virus SlopAds
Ruang gerak Virus SlopAds menggunakan teknik steganografi, yaitu metode menyembunyikan data berbahaya di dalam media digital seperti gambar, audio, atau video agar tidak mudah terdeteksi.
Melalui teknik ini, pelaku membuat WebView tersembunyi untuk menampilkan iklan palsu atau mengarahkan pengguna ke situs berbahaya. Dari sinilah data korban dapat diretas tanpa disadari.
“Aplikasi-aplikasi ini mengirimkan muatan penipuan menggunakan steganografi dan membuat WebView tersembunyi untuk menghasilkan klik iklan palsu,” ujar Tim Satori.
Baca Juga: Kenali Fitur Play Protect Pada Smartphone-mu, Agar Terhindar Malware Penipuan Digital Berbahaya
Lebih parahnya, pelaku di balik SlopAds terus memperbarui dan meluncurkan aplikasi baru di Google Play Store, sehingga pengguna Android harus tetap waspada meskipun mengunduh dari sumber resmi.
Modus penipuan ini biasanya berawal dari iklan palsu yang mengarahkan pengguna ke aplikasi tertentu di Play Store.