KLIK SAJA - Kucing peliharaan itu hidup sekitar 9.500 tahun yang lalu di pulau Mediterania Siprus, dekat Yunani dan Turki.
Arkeolog Prancis menemukan kerangka kucing itu di sebuah kuburan kecil di desa kuno bernama Shillourokambos.
Orang-orang tinggal di sana antara 10.300 dan 9.000 tahun yang lalu.
Di dekatnya, kuburan yang lebih besar berisi kerangka manusia bersama dengan benda-benda seperti batu yang dipoles dan perkakas batu api, ada juga sebuah lubang penuh kerang laut.
Para ilmuwan dulunya mengira bahwa orang Mesir yang hidup sekitar 4.000 tahun lalu adalah orang pertama yang menjinakkan kucing.
Temuan baru ini menunjukkan bahwa orang membawa kucing ke Siprus jauh sebelum itu.
Bukti lain menunjukkan bahwa penduduk Siprus memburu kuda nil kerdil dan hewan lainnya hingga hampir punah.
Kemudian, mereka membawa hewan dari daratan utama, termasuk domba, kambing, babi, dan rusa. Sepertinya kucing juga ikut serta, mungkin untuk mengendalikan tikus.
Kucing yang ditemukan di kuburan itu berusia 8 bulan saat mati.
Tidak ada bekas pada tulangnya, yang berarti kemungkinan besar tidak ada orang yang menyembelih atau memutilasinya. Tidak jelas bagaimana kucing itu mati.
Penemuan ini mengungkap banyak hal tentang orang-orang yang tinggal di Siprus ribuan tahun lalu.
Susunan tulang dan benda-benda di situs tersebut membuatnya tampak seperti mereka cukup peduli pada kucing mereka hingga menghormatinya dengan pemakaman khusus, kata para peneliti.
Kehadiran kucing dalam kehidupan manusia secara pastinya bermula sekitar 4.000 tahun yang lalu di wilayah Timur Tengah, terutama di Mesir.
Pada masa itu, manusia hidup sebagai petani dan mulai membangun pemukiman permanen.