Mengenal 4 Alat Musik Tradisional Khas Kalimantan, Lambang Keindahan Langgam Borneo

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 5 Januari 2025 | 15:20 WIB
Atas dari Kanan : Sape dan Jatang Utang, Bawah Kanan : Tuma dan Serunai (Berbagai sumber)
Atas dari Kanan : Sape dan Jatang Utang, Bawah Kanan : Tuma dan Serunai (Berbagai sumber)

Jatung Utang

Sekilas bentuknya mirip Saron, salah satu instrumen pada Gamelan Jawa.

Perbedaannya, alat musik tradisional khas Kalimantan ini terbuat dari 9-13 kepingan kayu yang diikat tali dan dirangkaikan pada satu kotak kayu.

Jatung Utang terbuat dari kayu lempung dan kayu meranti yang telah melalui proses pengeringan cukup lama. J

atung Utang khas Kalimantan dimainkan dengan cara dipukul menggunakan dua buah batang kayu, sehingga menghasilkan nada yang bervariasi sesuai panjang dan ketebalan kayu. 

Baca Juga: Menguak Nikmatnya Kopi Liberika Sendoyan Khas Kalimantan Barat

Tuma

Alat musik tradisional perkusi khas Kalimantan yang mirip Tifa dari Papua.

Tuma termasuk dalam alat musik membranofon, karena bunyi yang dihasilkan berasal dari bagian membran.

Sehingga memainkannya dengan cara ditabuh menggunakan telapak tangan.

Ciri khas dari alat musik tradisional Kalimantan ini adalah berbentuk bulat, panjang, dan memiliki lubang di bagian bawahnya.

Panjang Tuma bisa mencapai 120 cm, sehingga sering disebut sebagai gendang panjang. Sedangkan diameter Tuma kurang lebih 20-25 cm dan ditutup kulit lembu.

Serunai

Bentuknya mirip suling, namun pada bagian ujung alat musik ini lebih lebar.

Terbuat dari kayu, Serunai punya panjang kurang lebih 20 cm, dan terdapat empat lubang nada.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Indonesia.go.id

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X