Kenali 4 Kapal Tradisional Asli Indonesia, Warisan Nenek Moyang Sang Pelaut

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Jumat, 3 Januari 2025 | 09:35 WIB
Kapal Pinisi berlayar di samudra (velasco indonesia)
Kapal Pinisi berlayar di samudra (velasco indonesia)

Untuk melestarikan perahu tradisional ini, pemerintah Kota Palembang mengadakan festival perahu Bidar di Sungai Musi setiap tahun.

Pencalang

Kapal Pencalang dulunya pernah terukir di Candi Borobudur
Kapal Pencalang dulunya pernah terukir di Candi Borobudur (medcom)

Kapal tradisional Indonesia yang kerap digunakan masyarakat Riau dan Semenanjung Melayu untuk berlayar dan mematai musuh.

Hal ini sesuai dengan arti dari kata pencalang atau pantchiallang dalam bahasa melayu, yakni mengintai atau mengintip. 

Menurut catatan sejarah dan relief pada Candi Borobudur, perahu pencalang sudah digunakan pada masa Kerajaan Majapahit.

Kala itu digunakan untuk berdagang dan peperangan, karena melalui layar tinggi yang cocok untuk memata-matai musuh.

Bahkan kapal pencalang juga menjadi simbol dan kendaraan resmi Kesultanan Siak Sri Indrapura. Kini, kapal pencalang menjadi maskot Provinsi Riau.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X