Teknologi, Klik Saja - Teknologi Nvidia RTX, rangkaian revolusioner dalam dunia game PC, telah melewati tonggak sejarah yang signifikan, kini mendukung lebih dari 500 game dan aplikasi.
Bahkan sejak dari diluncurkannya pada tahun 2018, RTX telah bertransformasi dari fitur khusus menjadi aspek mendasar dalam pengalaman bermain game.
Hal ini mencakup fitur-fitur mutakhir seperti ray tracing, AI, dan upscaling, yang telah mengubah ekspektasi dan kemungkinan dalam visual game.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tambah Amunisi Baru Menjelang Piala Asia 2024
Dilansir dari Gizmochina pada Rabu 6 Desember 2023, ray tracing dan Deep Learning Super Sampling (DLSS) adalah landasan teknologi RTX.
Saat ini, 380 game menggunakan ray tracing atau DLSS dalam kapasitas tertentu.
Baca Juga: Wuih! Nambah Cuan, Kabarnya PNS Golongan IV Alami Kenaikan Hingga 8 Persen
Namun hanya dua game yaitu Alan Wake 2 dan Cyberpunk 2077 yang saat ini memanfaatkan kemampuan penuh path ray tracing dan DLSS 3.5 dengan ray reconstruction.
Game-game ini menampilkan peningkatan visual yang menakjubkan, terutama saat dimainkan pada kartu grafis bertenaga seperti RTX 4090.
Peralihan Nvidia dari seri GTX ke RTX pada tahun 2018 menandai komitmennya terhadap ray tracing sebagai masa depan teknologi grafis.
Namun, penerapan awal ray tracing berjalan lambat, sebagian karena sifatnya yang menuntut GPU.
Baca Juga: Begini Untuk Harga Emas Perhiasan 70 Persen Hari Ini
Untuk mengatasi hal ini, Nvidia memperkenalkan DLSS, sebuah teknologi peningkatan berbasis AI, yang meningkatkan kinerja, terutama ketika ray tracing diaktifkan.
Artikel Terkait
Perdana, Kalla Toyota Resmi Launching All New Yaris Cross di Makassar
Bengkel Kalla Toyota Tetap Buka Saat Libur Cuti Bersama Idul Adha
Kalla Toyota Apresiasi Pelanggan Setia di Ajang Fleet Customer Gathering di Sulselbar
Hyundai menghadirkan Hyundai Motorstudio
Penjualan Mobil Astra Group Naik 6 Persen