Mahfud MD Singgung Pertambangan Ilegal Dibekingi Aparat, PMII Kalsel Ikut Nimbrung dan Tantang KPK

photo author
Rama Nuansa, Klik Saja
- Rabu, 24 Januari 2024 | 20:01 WIB
Mahfud MD Singgung Pertambangan Ilegal Dibekingi Aparat, PMII Kalsel Ikut Nimbrung dan Tantang KPK  (Foto: Ist)
Mahfud MD Singgung Pertambangan Ilegal Dibekingi Aparat, PMII Kalsel Ikut Nimbrung dan Tantang KPK (Foto: Ist)

Politik, Klik Saja - Masalah pertambangan kembali mencuat usai dibahas dalam debat Pilpres ke-4 pada Minggu (23/1), kini dapat sorotan dari kalangan Mahasiswa.

Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD sempat menyebut maraknya mafia pertambangan di Indonesia yang kerap sulit ditindak lantaran di-backup oleh aparat.

Menanggapi hal itu, Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) Kalimantan Timur Sainuddin mengaku sependapat dengan yang disampaikan Mahfud.

Baca Juga: Cawapres Nomor Urut Tiga Mahfud MD Menyatakan Bakal Siap Mundur dari Kabinet Jokowi, Ternyata Ini Alasannya

Baca Juga: Ketua Partai PDIP Milad, Prabowo Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-77 untuk Megawati

Pasalnya, hal itu menjadi realita di dunia pertambangan di Kalimantan Timur.

"Saya sependapat dengan pernyataan pak Mahfud, tentu karena saya sebagai warga Kaltim sangat paham bagaimana buruknya dunia pertambangan yang ada di Kaltim," kata Sainudin kepada wartawan, Selasa (23/1).

Baca Juga: Keberlanjutan yang Diusung, Gibran Ingin Kartu Tani dan Bansos Lebih Tepat Sasaran

Ia menyebut bahwa Kalimantan Timur (Kaltim) sejak dahulu sudah sangat marak dibanjiri tambang ilegal.

"Kaltim ini sangat banyak pertambangannya, tapi yang ilegal juga tidak sedikit, kalau kita mengutip pernyataan Jatam pada 2023 silam, ada 161 titik tambang ilegal yang beredar dik Kaltim, tetapi itu kan yang kita diketahui," ungkapnya.

Baca Juga: Untuk Menyerap Aspirasi Pemuda di Banten, Tim Pemenangan Muda Ganjar Mahfud Merumput di Pasar Kemis Tangerang

"Saya sangat yakin bahwa ada titik lain yang tidak diketahui dan bukan bagian dari 161 titik tersebut. Artinya tambang ilegal ini kan marak, tapi lucunya kenapa permasalahan yang cukup lama ini tidak bisa dibersihkan secara tuntas," sambung Sainuddin.

Oleh karena itu, ia menantang KPK untuk menelusuri pernyataan Mahfud soal pertambangan yang dibekingi aparat tersebut.

Baca Juga: Bertekad Habis-habisan Menangkan Anies-Muhaimin di Boyolali, Sudirman Said Terima Ikrar Rakyat Boyolali

"Saya tantang KPK hari ini untuk turun ke Kaltim dan melakukan investigasi agar melaksanakan pemberantasan kasus korupsi yang ada di pertambangan. Karena sejauh ini saya berkeyakinan bahwa tambang ilegal ini merajalela karena ada kelompok elit berada dibelakangnya," ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rama Nuansa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X