Indonesia sebagai negara yang memiliki cakupan wilayah cukup luas, memiliki beragam jenis bencana alam, mulai dari longsor, banjir, kebakaran hutan hingga tsunami.
Maka dari itu diperlukan sinergisitas yang kompak dan sejalan lintas sektoral yang berkepentingan dalam melakukan tanggap darurat bencana.
Pada praktek di lapangan, masih banyak ditemukan dimana antar instansi baik pemerintah maupun stakeholder lain, masih bergerak sendiri-sendiri dalam menangani bencana di daerah.
Tentunya hal ini harus selalu dievaluasi setiap saat agar ego sektoral bisa diminimumkan pada saat tanggap darurat bencana.***