Pihak kementerian juga akan mendorong penghapusan atau penyesuaian fasilitas serupa di enam bandara di Korea Selatan lainnya.
Inspektur keselamatan juga telah mengidentifikasi sembilan dari sistem tersebut perlu diubah.
Termasuk sistem di Bandara Internasional Muan dan Jeju yang merupakan bandara terbesar kedua di Korea Selatan
Saat ini, rencana yang akan dilakukan adalah mengganti dasar beton dengan struktur yang lebih ringan atau menguburnya di bawah tanah.
Baca Juga: Donald Trump Dilantik jadi Presiden, AS Putuskan Keluar dari Anggota WHO, Ini Alasannya
Penyidikan penyebab kecelakaan yang masih berlanjut
Menurut laporan, area keamanan landasan pacu di bandara Muan memiliki panjang sekitar 200 meter.
Area kemana landasan pacu atau runway safety area ini adalah area yang berdekatan atau di ujung landasan pacu.
Area ini untuk membatasi kerusakan pada pesawat jika pesawat melewati batas (overshoot), undershoot (undershoot) atau menyimpang dari landasan pacu.
Baca Juga: UU Legalitas LGBT Thailand Disahkan, Ribuan Pasangan Sesama Jenis Langsungkan Nikah Massal
Penyidikan sementara menemukan kotak hitam pesawat jet Boeing tersebut berhenti merekam sekitar empat menit sebelum kecelakaan.
Fakta tersebut membuat pihak berwenang mengenai hal ini mengalami kesulitan untuk penyelidikan lanjutan penyebab kecelakaan ini.
Penyelidik mengatakan bahwa saat itu pengawas lalu lintas udara memperingatkan pilot tentang kemungkinan serangan burung.
Peringatan itu muncul hanya dua menit sebelum pesawat mengeluarkan sinyal bahaya yang mengonfirmasi bahwa serangan burung telah terjadi.
Setelah itu seperti yang terlihat dalam rekaman yang beredar jika pilot mencoba melakukan pendaratan darurat.***