Menlu Desak Investigasi Penembakan WNI Oleh Malaysia di Laut Selangor

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Selasa, 28 Januari 2025 | 20:53 WIB
Ilustrasi Menlu Sugiono beri peringatan pada Malaysia (Tribunnews)
Ilustrasi Menlu Sugiono beri peringatan pada Malaysia (Tribunnews)

KLIK SAJA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mendesak dan meminta investigasi menyeluruh terhadap insiden penembakan yang melibatkan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di wilayah laut Tanjung Rhu, Selangor.

Kejadian ini berawal dari kapal WNI tenaga migran yang diduga hendak keluar dari Malaysia melalui jalur ilegal pada (24/1).

Baca Juga: Menlu: Indonesia Jadi Jembatan Negara Berkembang di BRICS

Pada insiden tersebut dikabarkan seorang  WNI tewas ditembak oleh personel APMM di Perairan Tanjung Rhu Selangor pada Jumat (24/1/2025).

Sementara rekan nelayan lainnya mengalami luka-luka.

Sementara itu, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha,  mengatakan penembakan dilakukan karena WNI tersebut diduga melakukan perlawanan saat dihentikan oleh APMM.

Identitas para korban pun masih terus didalami oleh pihak terkait.

Berdasarkan informasi yang diterima Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), insiden terjadi sekitar pukul 03.00 pagi waktu setempat.

Petugas patroli APMM yang tengah bertugas mendapati kapal berisi lima PMI melintas di perairan tersebut.

Dari kejadian itu, satu PMI dilaporkan meninggal dunia, satu dalam kondisi kritis, dan tiga lainnya menderita luka-luka.

Berdasarkan keterangan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Senin (27/1/2025), Sugiono pun menyatakan amat menyesalkan jatuhnya korban jiwa WNI dalam kejadian tersebut.

“Menlu RI mendorong investigasi menyeluruh terhadap insiden penembakan yang dilakukan oleh APMM, termasuk dugaan adanya penggunaan kekuatan yang berlebihan,” demikian pernyataan Kemlu RI.

Sugiono juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban tewas, dan juga kepada sejumlah korban lainnya yang terluka akibat insiden penembakan tersebut.

Kejadian ini tentunya merusak suasana kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Malaysia yang disambut Perdana Menteri Anwar Ibrahim.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: infopublik.id

Tags

Rekomendasi

Terkini

X