Indonesia Gelar Dialog HAM ASEAN ke-6 di Jakarta, Soroti Penegakan HAM di Asia Tenggara

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 7 November 2024 | 13:30 WIB
Suasana pembukaan Dialog HAM ASEAN (Kemenlu)
Suasana pembukaan Dialog HAM ASEAN (Kemenlu)

KLIK SAJA – Perhelatan Dialog Hak Asasi Manusia ASEAN ke-6 telah digelar di Jakarta (5/11), acara ini dihadiri oleh perwakilan negara-negara anggota ASEAN.

Dialog dibuka oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, kemudian Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Mugiyanto Sipin.

Dialog ini diketuai bersama oleh Wakil Indonesia untuk ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR), Yuyun Wahyuningrum, bersama Wakil Laos untuk AICHR, Yong Chanthalangsy.

Pada pembukaannya, Wakil Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Nasir soroti persatuan ASEAN sebagai modal dasar dalam pemajuan HAM di kawasan.

Baca Juga: Indonesia Usulkan 3 Proposal Hadapi Tantangan Perubahan Dunia Kerja Pada28ᵗʰ ASEAN Labour Ministers’ Meeting di Singapura

"Bersama ASEAN, kita telah membentuk keluarga yang erat untuk memperjuangkan kepentingan bersama di kancah global," ungkapnya. 

Wamenlu juga menyerukan komitmen yang lebih kuat terhadap HAM di seluruh negara ASEAN.

Wamenlu turut menyoroti berbagai tantangan ASEAN ke depan seperti meningkatnya ketidakadilan global, kemunduran dalam penegakan HAM, penerapan hukum internasional yang tebang pilih, serta kekerasan yang terjadi di Gaza, Palestina, dan sekitarnya. 

Wamenlu mendesak ASEAN untuk tetap selalu berdiri tegak sebagai penjaga perdamaian dan martabat manusia, baik di dalam maupun di luar kawasan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri untuk Hak Asasi Manusia, Mugiyanto Sipin, tegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap pendekatan inklusif dan pelibatan berbagai pihak dalam mengarusutamakan perspektif HAM.

Mugiyanto juga mengakui kontribusi besar dari lembaga HAM nasional, organisasi masyarakat sipil, dan akademisi dalam pemajuan dan perlindungan HAM di Indonesia.

Baca Juga: Trump Menang Pilpres AS, Genderang Perang Dagang Dimulai

Wamen HAM juga menegaskan komitmen Indonesia di bawah ”Asta Cita" untuk perkuat demokrasi dan HAM sebagai pilar utama pemerintahan saat ini.

“Visi kami adalah menciptakan wilayah di mana semua orang dapat hidup dalam kebebasan, di mana suara didengar, dan setiap individu diberdayakan untuk mencapai potensi penuh mereka,” ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Kemenlu RI

Tags

Rekomendasi

Terkini

X