Dukung Hilirisasi Nasional, Kementerian Perindustrian Resmikan Pabrik Pipa Seamles Pertama di Asia Tenggara

photo author
- Kamis, 7 November 2024 | 08:15 WIB
Suasana peresmian pabrik pipa seamless oleh Kemenperin (Kemenperin)
Suasana peresmian pabrik pipa seamless oleh Kemenperin (Kemenperin)

“Dengan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan seluruh pemangku kepentingan, Kementerian Perindustrian optimis bahwa Indonesia akan menjadi produsen utama pipa seamless di Asia Tenggara, serta mampu memenuhi kebutuhan sektor migas secara mandiri,” jelas Wamenperin.

Direktur Utama Indonesia Seamless Tube PT. Artas Energi Petrogas, Jose Antonio E Reyes berujar, pipa seamless hadir sebagai produk jadi (end product) yang diproses oleh pabrikan pipa dalam negeri.

Dimana dapat dioptimalisasi penggunaannya dalam upaya memenuhi kebutuhan produk pipa baja seamless nasional.

Baca Juga: Menteri PKP Maruar Sirait Sediakan Lahan 2,5 Hektar Miliknya Untuk Dibangun Perumahan Warga Miskin Gratis

“Sebagai salah satu pemangku kepentingan bagi sektor industri migas, kami berkomitmen untuk menjadikan Indonesia Seamless Tube (IST) sebagai produk pipa baja seamless kebanggaan nasional yang berkualitas tinggi,” ungkap Jose.

Apalagi, dengan capaian TKDN yang optimal untuk mendukung pengembangan maupun pemeliharaan operasi sektor migas dalam rangka ikut berkontribusi untuk mengamankan ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Acara peresmian pabrik pipa seamless tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Indonesia Seamless Tube Summit, yang juga diisi dengan rangkaian talkshow untuk membahas kebijakan perlindungan produk dalam negeri dan komitmen penggunaan pipa seamless di sektor migas.

Kegiatan ini tentunya dapat diharapkan menjadi wadah bagi seluruh pemangku kepentingan untuk berbagi pengalaman dan memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan daya saing industri nasional.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Kemenperin

Tags

Rekomendasi

Terkini

X