Mobil dengan kualifikasi A itu sudah pasti akan didapat oleh wakil menteri.
Namun jatahnya tidak sebanyak menteri, jika Menteri bisa mendapatkan 2 unit mobil dinas, maka Wakil menteri itu hanya akan mendapatkan jatah 1 unit mobil dinas.
Selama kepemimpinan Presiden Jokowi, mobil para menteri diimpor utuh dari luar negeri, dan yang digunakan adalah Toyota Crown 2.5 HV G-Executive yang tak dijual untuk umum dan asli didatangkan langsung dari Jepang.
Spesifikasi Mobil Maung
Presiden Prabowo menenkankan agar para menteri hingga pejabat eselon I menggunakan mobil buatan dalam negeri.
Sementara untuk saat ini pilihannya bisa merujuk kepada mobil buatan PT Pindad.
Belum banyak mobil penumpang dari merek dalam negeri, yang memiliki standar Kualitas A.
Merek lokal lain, seperti Esemka, saat ini baru memiliki mobil untuk skala komersial untuk angkutan barang pertanian dan perdagangan.
Baca Juga: Terungkap! Biaya Retreat Pembekalan Kabinet Merah Putih Pakai Uang Pribadi Presiden Prabowo
Dan faktanya mobil penumpang buatan Pindad saat ini yang sudah diproduksi baru ada Maung.
Melansir dari laman pindad.com, mobil maung merupakan kendaraan taktis ringan 4x4.
Fungsinya sebenarnya merupakan mobil untuk mendukung operasi dan mobilisasi pertempuran jarak dekat, namun bisa juga dimodifikasi untuk kendaraan operasional harian.
Mobil maung pun dapat bisa digunakan untuk menjelajah segala medan, dengan kecepatan 120/km/jam.
Jarak tempuhnya bisa mencapai 800 kilometer dan memiliki manuver yang gesit dan handal dalam beberapa kondisi.
Sehingga sangat bisa diandalkan untuk mengadakan perjalanan dinas para pejabat tinggi ke daerah yang kondisi jalannya kurang baik.