KLIK SAJA - Masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) kini memiliki akses pengiriman melalui kapal Pelni tanpa dikenakan biaya angkutan.
Kementerian Perhubungan memberikan pembebasan tarif muatan sebesar 100 persen untuk pengiriman bantuan kemanusiaan menggunakan kapal penumpang Pelni menuju wilayah terdampak gempa di NTT.
Kebijakan tersebut ditujukan untuk mempercepat distribusi logistik dan mobilisasi bantuan ke daerah yang membutuhkan.
Program ini menjadi kabar penting bagi masyarakat, lembaga, komunitas maupun perusahaan yang ingin ikut membantu tetapi terkendala biaya pengiriman melalui jalur laut.
Pengiriman Bantuan ke NTT Gratis
Pembebasan tarif berlaku untuk barang bantuan kemanusiaan, bukan pengiriman barang untuk kepentingan komersial.
PELNI sebelumnya telah membuka akses pengiriman bantuan secara gratis dan menyatakan bantuan akan diangkut mengikuti trayek serta jadwal reguler kapal Pelni.
Adapun bantuan yang dapat dikirim antara lain:
- Makanan dan sembako
- Air minum dalam kemasan
- Tenda
- Terpal
- Selimut
- Perlengkapan tidur
- Penerangan
- Obat-obatan
- Perlengkapan medis dan P3K
- Popok bayi maupun dewasa
- Pembalut
- Susu
- Makanan bayi
Bantuan tersebut nantinya disalurkan kepada masyarakat terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.
KM Tidar Sudah Angkut 481 Koli Bantuan
Program pengiriman bantuan menggunakan jaringan kapal Pelni sudah berjalan.
KM Tidar tiba di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, pada 20 Agustus 2026 dengan membawa 481 koli bantuan kemanusiaan dari Surabaya dan Makassar.
Bantuan tersebut berasal dari berbagai pihak, termasuk anak usaha PELNI, program TJSL PELNI, dan sejumlah instansi lainnya.
Isi bantuan yang diangkut KM Tidar mencakup: