Para relawan bekerja bersama untuk memastikan bantuan dapat diterima masyarakat yang terdampak.
Kehadiran relawan di lapangan juga membantu proses identifikasi kebutuhan warga setelah gempa.
Bantuan diarahkan terutama kepada masyarakat yang berada di wilayah dengan tingkat dampak lebih berat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari respons cepat BRI dalam menghadapi bencana di wilayah Flores.
Penyaluran bantuan juga akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.
BRI Tegaskan Komitmen Membantu Pemulihan Pascagempa
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan BRI sebagai bagian dari Danantara berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah.
“BRI menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas bencana gempa bumi yang terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). BRI Peduli juga bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa bumi sebagai upaya meringankan beban masyarakat,” ungkap Dhanny.
Menurutnya, bantuan untuk masyarakat terdampak gempa Flores akan diberikan secara bertahap sesuai kebutuhan.
BRI juga menegaskan komitmennya untuk terus merespons bencana dengan cepat di berbagai wilayah Indonesia.
Upaya tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan setelah bencana sekaligus mendukung proses pemulihan.
Koordinasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat.
Respons tersebut juga diarahkan untuk membantu mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana.
“Bantuan juga akan kami salurkan secara bertahap dan kami pastikan bahwa BRI senantiasa proaktif dan bergerak cepat dalam menyalurkan berbagai bantuan bagi warga terdampak bencana di seluruh Indonesia, serta membantu mempercepat pemulihan pascabencana,” tegas Dhanny.
Keselamatan Nasabah dan Pekerja Menjadi Prioritas BRI
Selain memberikan bantuan kepada masyarakat, BRI juga melakukan langkah pengamanan terhadap nasabah, pekerja, aset, dan fasilitas operasional di wilayah terdampak gempa.