Pengelola bandara juga menyatakan pelayanan akan dilengkapi fasilitas yang lebih baik dengan nuansa modern yang tetap berpadu dengan budaya Jawa Barat.
Karena itu, kembalinya pesawat jet bukan hanya berkaitan dengan satu penerbangan, tetapi menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan kembali fungsi Bandara Husein Sastranegara.
Pemerintah Kota Bandung Menyambut Baik Reaktivasi Penerbangan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut baik dimulainya kembali penerbangan berjadwal dari Bandara Husein Sastranegara.
Menurut Farhan, reaktivasi Bandara Husein menjadi momentum penting bagi Kota Bandung.
Ia juga menilai pengoperasian kembali penerbangan perlu diikuti dengan peningkatan kualitas lingkungan dan wajah kota, terutama di jalur yang menjadi akses utama menuju pusat Kota Bandung.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kembalinya penerbangan dari Bandara Husein juga dipandang berkaitan dengan kesiapan Kota Bandung dalam menerima mobilitas penumpang dan wisatawan.
Bandung Berpeluang Mendapat Konektivitas Penerbangan yang Lebih Luas
Pembukaan rute Denpasar–Bandung dan Bandung–Denpasar diharapkan menjadi awal bertambahnya konektivitas penerbangan dari Bandung.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berharap setelah rute tersebut dibuka, akan muncul jadwal penerbangan rutin lainnya.
Harapan tersebut mencakup penerbangan dari berbagai maskapai untuk rute domestik maupun internasional.
Dengan demikian, penerbangan jet Garuda Indonesia pada 14 Agustus 2026 dapat menjadi salah satu langkah awal dalam pengembangan kembali konektivitas udara dari Bandung.
Apa Rute Perdana Pesawat Jet dari Bandara Husein Sastranegara?
Berdasarkan informasi yang tersedia, rute perdana pesawat jet yang disebutkan adalah:
- Denpasar–Bandung
- Bandung–Denpasar
Maskapai yang membuka penerbangan tersebut adalah Garuda Indonesia.
Penerbangan perdana dijadwalkan mulai 14 Agustus 2026 menggunakan pesawat jet berbadan sedang.