nasional

Gempa M7,1 di Kumamoto Jepang, Puluhan Korban Terluka, Bangunan Runtuh, dan BMKG Pastikan Tidak Berdampak ke Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52 WIB
Gempa M7,1 di Kumamoto Jepang, Puluhan Korban Terluka, Bangunan Runtuh, dan BMKG Pastikan Tidak Berdampak ke Indonesia (Menyoroti fakta terkini ihwal bencana gempa bumi magnitudo 7,1 di wilayah Kumamoto, Jepang, pada Selasa, 28 Juli 2026. (Instagram.com/@infogempadunia))

Otoritas setempat terus melakukan pemulihan terhadap infrastruktur yang mengalami kerusakan.

BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami di Indonesia

BMKG melakukan analisis terhadap gempa yang mengguncang Kumamoto pada hari yang sama.

Hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami di wilayah Indonesia.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan parameter terbaru menunjukkan gempa terjadi pada kedalaman 22 kilometer.

Baca Juga: BRI Perkuat Kontribusi bagi Perekonomian Nasional melalui BRIvolution Reignite, Ini Arah Transformasi dan Capaian Hingga 2026

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia," ujar Wijayanto dalam keterangan tertulis, pada Selasa, 28 Juli 2026.

BMKG menyebut gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif dengan mekanisme pergerakan geser (strike slip).

Hingga Selasa, 28 Juli 2026 pukul 19.30 WIB, BMKG masih mencatat satu gempa susulan berkekuatan magnitudo 6,3 di wilayah Kumamoto.

Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto menjadi salah satu bencana yang menyita perhatian internasional karena menimbulkan korban luka, kerusakan infrastruktur, dan gangguan layanan publik.

Meski demikian, hasil analisis BMKG memastikan peristiwa tersebut tidak menimbulkan ancaman tsunami bagi wilayah Indonesia sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dampak langsung dari gempa tersebut.***

Halaman:

Tags

Terkini