nasional

Inside the Digital Ecosystem, Webinar Promedia Group Ungkap Cara Membuat Konten Sesuai Karakter Platform Media Sosial

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:12 WIB
Inside the Digital Ecosystem, Webinar Promedia Group Ungkap Cara Membuat Konten Sesuai Karakter Platform Media Sosial (Webinar ‘Inside the Digital Ecosystem: Membedah Platform dan Pola Kerja Kreator Profesional’ oleh Promedia Group. (Dok. Promedia))

KLIK SAJA - Promedia Group menggelar free webinar bertajuk 'Inside the Digital Ecosystem: Membedah Platform dan Pola Kerja Kreator Profesional' pada Kamis, 16 Juli 2026.

Kegiatan tersebut diikuti jurnalis mitra Promedia Group serta peserta umum yang ingin memahami strategi membuat konten digital.

General Manager Media Network Promedia Group, Agil Hari Santoso, menjadi narasumber utama dalam webinar tersebut.

Ia membahas pentingnya memahami karakter setiap platform agar konten mampu menjangkau audiens yang tepat.

Memahami Karakter Platform Menjadi Kunci Engagement

Agil Hari Santoso menjelaskan bahwa setiap platform media sosial memiliki kebiasaan pengguna yang berbeda.

Baca Juga: Kisah Kiki Kurnia Terima Program Ganti Atap Rumah Wartawan Promedia Group, Atap Seng dan Asbes Diganti Alduro

Karena itu, strategi membuat konten tidak bisa disamakan di semua media sosial.

Menurutnya, kreator perlu memahami perilaku audiens agar peluang memperoleh engagement menjadi lebih besar.

Ia juga menyinggung kondisi ketika sebuah konten berhasil menarik banyak penonton, tetapi unggahan berikutnya justru mengalami penurunan performa.

“Kita sering mengalami konten yang kita unggah punya engagement tinggi, dari jumlah penonton sampai kenaikan followers. Tapi di dua atau tiga konten selanjutnya, bisa jadi menurun,” kata Agil dalam paparan materinya.

Mengejar Tren Terus-Menerus Bisa Memicu Burnout

Dalam materinya, Agil mengingatkan bahwa mengejar topik yang sedang viral setiap hari bukanlah satu-satunya cara mengembangkan akun media sosial.

Kreator yang terus dipaksa mengikuti tren tanpa perencanaan berisiko mengalami kelelahan.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi konsistensi dalam membuat konten.

Oleh sebab itu, memahami karakter platform dinilai sama pentingnya dengan mencari ide baru.

Halaman:

Tags

Terkini